Jaksa Eksekusi Perempuan DPO Terpidana Kasus Perzinahan, Sempat Jadi TKW di Malaysia

Pe, terpidana kasus tindak pidana perzinahan, Warga Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, pada Rabu (19/1/2022) pagi dieksekusi

Editor: prawira maulana
IST
Ilustrasi penjara. 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pe, terpidana kasus tindak pidana perzinahan, Warga Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, pada Rabu (19/1/2022) pagi dieksekusi oleh Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaur.

P sebelumnya hampir setahun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kaur, Novy Saputra mengatakan, eksekusi sendiri dilakukan di Polsek Maje dan disaksikan oleh keluarga terpidana.

Selanjutnya terpidana dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Manna untuk menjalankan putusan dari Pengadilan Tinggi Bengkulu yang menjatuhkan hukuman selama 9 bulan penjara.

Terpidana dinyatakan bersalah melanggar pasal 284 ayat 1 KUHPidana Undangan-undang nomor 8 tahun 1981 dan dibacakan pada 27 Januari 2021 Lalu.

"Terpidana dibawa ke rumah tahanan Manna untuk menjalankan eksekusi dari amar putusan Pengadilan Tinggi Bengkulu," ujar Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Kaur.

Selama lebih kurang 1 tahun ini, terpidana bekerja sebagai Tenaga Kerja wanita (TKW) di Malaysia.

Sebelumnya Pe dan pasangannya ES digerebek warga setempat di rumah Eka di kawasan Desa Linau kecamatan Maje Kabupaten kaur, Pada bukan Oktober 2020 Lalu

(Panjidestama)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved