2 Tersangka Kasus Korupsi DPRD Seluma Masih Menjabat, Satu Diantaranya Unsur Pimpinan

Dari 3 orang yang telah ditetapkan tersangka oleh Polda Bengkulu, terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi Bahan Bakar Minyak (BBM)

Penulis: Beta Misutra | Editor: prawira maulana
IST
Kombes Pol Aries Andhi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (28/1/2022). 

Laporan Beta Misutra, Reporter TribunBengkulu.com

TRIBUNBENGKULI.COM, BENGKULU - Dari 3 orang yang telah ditetapkan tersangka oleh Polda Bengkulu, terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi Bahan Bakar Minyak (BBM), dan pemeliharaan kendaraan dinas DPRD Kabupaten Seluma Tahun Anggaran 2017.

Dua orang diantaranya saat ini masih menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Seluma.

Keduanya yang masih menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Seluma, Yakni Ulil Umidi dan Okti Fitriani.

Sedangkan Husni Thamrin saat ini sudah tidak menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Seluma lagi.

Diket Ulil Umidi sendiri yang pada periode 2014 - 2019 lalu menjabat sebagai Wakil Ketua (Waka) I DPRD Kabupaten Seluma, saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Seluma Periode 2019 - 2024.

Baca juga: Tersangka Korupsi BBM Jilid III, Mantan Ketua dan Waka DPRD Seluma Tak Ditahan

Sedangkan Okti Fitriani, yang pada periode sebelumnya menjabat sebagai Waka II DPRD Kabupaten Seluma, saat ini sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Seluma.

Sebelumnya Direktur Reserse kriminal khusus Polda Bengkulu Kombes Pol Aries Andhi menyebutkan, dari hasil gelar perkara yang mendasari keterangan ahli, bahwa adanya perhitungan kerugian negara atas kasus  yang menyeret para mantan pimpinan DPRD Kabupaten Seluma tersebut.

"Yang memberatkan ketiganya yakni adanya kerugian negara. Yang dapat kita buktikan kerugian negara dari perhitungan BPKP itu sebesar Rp 968.865.000," ujarnya.

Selanjutnya pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil ketiga tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi ini untuk dimintai keterangan. Kendati sudah ditetapkan tersangka, ketiganya sendiri diakui Aries tidak ditahan, karena selama proses berlangsung, ketiganya bersikap kooperatif.

"Apakah ada penetapan tersangka lain, kita belum akan fokus kesitu. Saat ini kita akan fokus dulu mengumpulkan keterangan dari ketiga tersangka," singkatnya. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved