Selain Rafflesia Arnoldi, 4 Jenis Rafflesia Ini Ada di Bengkulu

Bunga Rafflesia menjadi ikon di Provinsi Bengkulu. Bunga ini pertama kali ditemukan oleh Sir Stamford Raffles dan Dr Joseph Arnold pada tahun 1818.

ISTIMEWA
Dokumen KPPL Bengkulu, Rafflesia Arnoldi saat sedang mekar di kawasan Kecamatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah. 

Laporan Panji Destama, Reporter TribunBengkulu.com

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Bunga Rafflesia menjadi ikon di Provinsi Bengkulu. Bunga yang tumbuh di kawasan hutan hujan tropis ini pertama kali ditemukan oleh Sir Stamford Raffles dan Dr Joseph Arnold pada tahun 1818 di Lubuk Tapi, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Rafflesia sendiri merupakan bunga yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Ketua Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu, Sofian Rafflesia mengatakan, untuk menjumpai bunga raksasa ini cukup sulit.

Lantaran lebih sering tumbuh dan mekar di dalam kawasan hutan. Bunga ini pun mekar tidak mengikuti musim ataupun bulan-bulan tertentu.

"Dari pengalaman, munculnya bunga ini tidak bisa diprediksi," kata Sofian kepada, TribunBengkulu.com

Ia menambahkan, jika pengunjung ingin melihat bunga Rafflesia ini, memilik waktu ataupun batas tertentu.

"Kita bisa melihatnya dari mulai bunga dalam fase bonggol, terus ke mekar sempurna sekitar 1 Minggu. Jika pengunjung ingin melihat baiknya di hari pertama bunga mekar sampai hari ke 4. Jangan lewat dari hari-hari tersebut ditakutkan nanti bunga ini sudah mulai layu," ujar Sofian.

Adapun jenis-jenis bunga Rafflesia di Provinsi Bengkulu 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved