Kepala OJK Bengkulu Beberkan Cara Menganalisis Investasi Bodong

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu, Tito Adjie menyebutkan, praktek investasi bodong saat ini masih ditemui di Provinsi Bengkulu.

Penulis: Beta Misutra | Editor: M Arif Hidayat
Beta Misutra/Tribunbengkulu.com
Kepala OJK Bengkulu Tito Adjie saat menerima audiensi bersama Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu, Tito Adjie menyebutkan, praktek investasi bodong saat ini masih ditemui di Provinsi Bengkulu.

Ini diungkapkan saat melakukan wawancara eksklusif dengan News Director TribunNetwork, Febby Mahendra Putra, Rabu (16/2/2022).

"Praktek investasi bodong itu pernah terjadi di Bengkulu, bahkan kemarin pelakunya adalah oknum pelajar dan kasusnya sudah ditangani oleh kepolisian dan sudah jatuh vonis," ungkap Tito.

 

Maka dari itu, menurut Tito, dalam hal ini masyarakat harus pandai-pandai dalam memilih tempat berinvestasi. Untuk menganalisis apakah investasi bodong atau bukan, cukup dengan memakai konsep Legal dan Logis (2L).

Untuk Legal, dalam hal ini masyarakat harus memastikan dulu apakah tempat mereka memiliki lisensi resmi dan terdaftar di OJK atau tidak. Karena investasi bodong, biasanya ilegal dan tidak terdaftar di OJK.

 

"Untuk memastikan item investasi ini terdaftar atau tidak di OJK, kami siap membantu, masyarakat bisa datang ke OJK, dan nanti akan kita cek, apakah investasi yang bersangkutan terdaftar di OJK atau tidak," katanya.

Selanjutnya konsep Logis, dalam hal ini program investasi yang ditawarkan haruslah masuk akal dan tidak menawarkan keuntungan yang berlebihan.

"Kita lihat keuntungan yang ditawarkan, misal kita bandingkan saja dengan bank, kalau di bank itu memberi untung misal bunga deposito 4 - 5 persen, sedangkan ada yang menawarkan lebih dari 10 persen, nah itu harus hati-hati," ujarnya.

 

Jika konsep 2L ini sudah diterapkan, maka menurut Tito mudah-mudahan masyarakat tidak akan tertipu lagi dengan investasi bodong. Karena ciri-ciri yang paling menonjol dari investasi bodong, adalah menjanjikan memberi keuntungan yang besar.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved