Penemu Ponsel di Bengkulu Selatan yang Jadi Tersangka, Akhirnya Dibebaskan

AAE (39), warga Kabupaten Bengkulu Selatan dibebaskan atas kasus dugaan pencurian handphone. Ia dibebaskan melalui sistem Restoratif justice

Panji/Tribunbengkulu.com
Press Release: Kajati Bengkulu menyampaikan release terkait upaya restorative justice yang berhasil dilakukan Kejari Bengkulu Selatan 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - AAE (39), warga Kabupaten Bengkulu Selatan dibebaskan atas kasus dugaan pencurian handphone.

Ia dibebaskan melalui sistem Restoratif justice oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Selatan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Agnes Triani mengatakan, AAE dibebaskan dari status tersangka, karena jaksa menerapkan sistem restorative justice.

"Pelaku dan korban sudah berdamai, dimana Kejari Bengkulu Selatan melakukan sistem restorative justice, dengan persetujuan kejaksaan Agung," kata Agnes, kepada TribunBengkulu.com, pada Jum'at (25/2/2022)

Agnes menuturkan, kejadian pencurian ini terjadi pada 31 Desember 2021 lalu. AAE saat itu datang ke anjungan tunai mandiri (ATM) BNI Cabang Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, untuk menyetorkan uang.

Lalu, AAE melihat sebuah handphone biru di atas mesin ATM. Kemudian, AAE mengambil ponsel tersebut lalu dibawanya pulang.

Diketahui ternyata ponsel itu milik korban yang bernama Lenawati.

Melalui nomor telepon lain, korban menghubungi nomor ponselnya yang berada ditangan AAE, Lenawati meminta ponselnya dikembalikan.

Apabila tidak dikembalikan dalam waktu 3 hari, maka ia akan melaporkan kasus ini ke polisi.

Namun, permintaan Lenawati tidak dilakukan oleh AAE. Korban akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi.

Perkara ini sudah selesai diselidiki dan dilimpahkan ke Kejari Bengkulu Selatan.

Agnes menjelaskan, hal ini dilakukan karena syarat-syarat restoratif justice terpenuhi untuk diberikan kepada pelaku.

"Ini adalah sistem keadilan restoratif justice ketiga yang diberikan oleh kejaksaan di Bengkulu sepanjang Januari dan Februari 2022" kata Agnes.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved