Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu, Perpaduan Eropa Cina dan Ada Sumur Awet Muda

Rumah pengasingan Bung Karno di Kota Bengkulu adalah salah satu bangunan cagar budaya yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penulis: Irlandika Kusuma. S | Editor: M Arif Hidayat
cagarbudaya.kemdikbud.go.id
Bangunan Rumah pengasingan Bung Karno 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Irlandika Kusuma, S

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Presiden RI pertama Soekarno atau Bung Karno pernah diasingkan oleh penjajah Belanda di Kota Bengkulu.

Sebelum Bung Karno diasingkan ke Bengkulu, sebelumnya Bung Karno diasingkan oleh Belanda ke Ende, Nusa Tenggara Timur. Namun saat Bung Karno diasingkan ke Ende ia mengalami sakit keras dan terkena wabah malaria.

Pada saat itu karena melihat kondisi Bung Karno yang sakit parah sehingga membuat para tokoh batavia menyuarakan tekanan ke pemerintah Belanda untuk memindahkan Bung Karno.

Salah satu tokoh yang menyuarakan tekanan tersebut adalah Mohammad Husni Thamrin dimana pada saat itu ia adalah anggota Volksraad atau Dewan Rakyat.

Protes yang dilayangkan tersebut diterima oleh pemerintah Belanda hingga akhirnya Bung Karno dipindahkan ke Bengkulu oleh Belanda pada tahun 1938.


Pada saat itu Bung Karno tidak diasingkan sendirian di Kota Bengkulu dimana setelah beberapa minggu kemudian istri dan anaknya juga diasingkan ke Kota Bengkulu, yaitu Inggit Garnasih dan Ratna Djuami anak angkat nya.

Selama pengasingan inilah Bung Karno menempati sebuah rumah yang saat ini dijadikan salah satu cagar budaya di Kota Bengkulu.  

Bergaya Eropa Cina

Rumah pengasingan Bung Karno tersebut berada di wilayah Jl. Soekarno Hatta No. 8, Anggur Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Bentuk bangunannya bergaya Eropa dan Cina. Rumah pengasingan yang pernah ditempati oleh Bung Karno tersebut adalah bekas rumah pengusaha yang ada di kota Bengkulu bernama Tan Eng Cian. Dimana Tang En Cian adalah orang yang pada saat itu menyuplai bahan pokok kepada pemerintah Belanda.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved