Konflik Rusia Vs Ukraina

Hari Ke-15 Invasi Rusia, 6000 Tentara Diduga Tewas Hingga Rumah Sakit Ibu dan Anak di Bom

Hari ke - 15 Invasi rusia pada Kamis (10/3/2022) diduga telah menewaskan setidaknya 6000 tentara Rusia.

Penulis: Hendrik Budiman | Editor: Hendrik Budiman
Tribunnews.com
Gambar selebaran yang dirilis di halaman Facebook Kementerian Dalam Negeri Ukraina pada 1 Maret 2022 menunjukkan asap setelah serangan rudal yang menargetkan pusat televisi ibukota Ukraina di Kyiv. (Photo by UKRAINIAN INTERIOR MINISTRY PRESS SERVICES / AFP) (AFP/-) 

Psaki mencatat bahwa Rusia memiliki rekam jejak yang panjang dan terdokumentasi dalam menggunakan senjata kimia.

4. Seorang pejabat AS mengatakan bahwa 6.000 tentara Rusia diperkirakan tewas di Ukraina sejak invasi diluncurkan.

Pejabat itu mengatakan, jumlah tentara Rusia yang tewas bisa berkisar antara 5.000 hingga 6.000 atau bahkan lebih tinggi, tetapi menekankan ada kepercayaan yang rendah dalam jumlah tersebut.

Berrier juga mengatakan ada "kepercayaan rendah" dalam penilaian tersebut.

Perkiraan jumlah korban pertempuran yang akurat sangat sulit, terutama karena perang berlangsung secara real time.

5. Wakil Presiden AS, Kamala Harris tiba di Polandia.

Kedatangan Harris terjadi di tengah masalah pengiriman jet tempur ke Ukraina oleh Polandia yang tidak disetujui AS.

Masalah ini diperkirakan akan dibahas ketika Harris memulai pertemuan dengan para pemimpin Polandia pada Kamis pagi.

6. Inggris berencana mengirim rudal anti-udara ke Ukraina untuk membantu Kyiv melawan serangan udara Rusia.

Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace mengumumkan hal ini sembari menyebut serangan udara Rusia mematikan dan tidak pandang bulu.

Secara terpisah, dalam panggilan telepon dengan Zelensky, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berjanji untuk memperketat sanksi dan membebankan biaya ekonomi maksimum pada Rusia.

7. Kementerian Pertahanan Rusia mengkonfirmasi bahwa wajib militer telah terlibat dalam invasi dan beberapa ditawan oleh pasukan Ukraina.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

 

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved