Buaya Penerkam Warga yang Ditangkap di Mukomuko Mati

Buaya Sungai Selagan penerkam manusia yang ditangkap warga akhirnya mati. Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Bengkulu dan Lampung, Said Jauhari membenar

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
Romi/Tribunnews.com
Buaya yang ditangkap warga Kamis (10/3/2022) malam, kondisinya sudah mati 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Buaya Sungai Selagan penerkam manusia yang ditangkap warga akhirnya mati.


Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Bengkulu dan Lampung, Said Jauhari membenarkan hal tersebut.


Menurut Said, awalnya Buaya Muara tersebut dibawa ke kantor Bupati Mukomuko, sebelum diangkut ke Kota Bengkulu.


Saat ini, dokter tengah menyelidiki penyebab kematian buaya tersebut.


"Iya, benar mati. Lagi proses otopsi oleh dokter hewan," kata Said kepada TribunBengkulu.com, Jumat (11/3/2022).


Setelah proses otopsi selesai, rencananya buaya ini akan dikuburkan di Mukomuko.


Sebelumnya, buaya tersebut ditangkap warga di Sungai Selagan, Mukomuko pada Kamis (7/3/2022), pada pukul 19.30 WIB.


"Warga menangkap buaya tersebut dengan tali tambang," kata Said.


Dalam video yang didapatkan TribunBengkulu.com, buaya yang tertangkap tersebut memiliki panjang lebih kurang 4 meter.


Banyak warga yang tampak mengerubungi buaya tersebut.


Buaya tersebut juga tampak telah diikat dengan tali di bagian mulut dan tubuh.
 
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved