Mengenal Rumah Adat Bengkulu, Unik dan Terkenal dengan Banyaknya Ruangan

Rumah Adat Bengkulu, Terkenal dengan Banyaknya Ruangan. Rumah adat Bengkulu bernama “Bubungan Lima”, menariknya rumah adat Bengkulu memiliki 4 nama

Penulis: Yuni Astuti | Editor: M Arif Hidayat
Rumah.com
Rumah Adat Bengkulu Bubungan Lima 

2. Bagian Tengah Bangunan

Bagian Tengah ini terbuat dari bahan utama kayu di bagian ini terdiri dari kerangka pintu, kusen, serta kerangka jendela, tak hanya itu dinding rumah ini juga bahan utamanya adalah papan. Di bagian atas jendela atau pintu terdapat lubang angin atau biasa disebut dengan “Tulusi” yang biasanya bagian ini juga dihias oleh pemilik rumah.

 

3. Bagian Bawah Rumah

Pada bagian bawah rumah adat Bengkulu ini memiliki lantai dimana lantai ini yang terbenttuk dari susunan beberapa papan,biasanya juga terbuat dari bahan bamboo atau pelupuh. Disepanjang dinding luar dipasang papan dim sebanyak 8 buah yang memiliki lebar 50 cm, baiasanya papan ini disebut juga dengan “Geladan”.  Kemudian di sepanjang dinding pada rumah juga terdapat penutup balok yang terletak di pinggir luar masyarakat Bengkulu menyebutnya dengan istilah “Kijing”. Untuk tempat menempelnya lantai biasanya menggunakan balok yang berukuran sedang yang disebut dengan “Tilan”. Selanjutnya, ada istilah “Blandar “ yakni penahan tali yang dipasang secara melintang. Di rumah ini juga memiliki bagian yang berfungsi sebagai penghalang hewan agar tak masuk ke rumah yang disebut dengan “Bidai”.

 

4. Di setiap tiang penyangga rumah, tengga depan serta tangga belakang memiliki batu pondasi atau baiasa disebut dengsan “Lapik Tiang”

 

D. Ciri Khas dari rumah adat Bengkulu

Masing-masing rumah adat di Indonesia meiliki ciri khasnya masing-masing seperti itu juga Rumah adat Bengkulu juga memiliki ciri khasnya masing-masing. Berikut ini ciri khas rumah adat Bengkulu yang telah TribunBengkulu.com rangkum.

Dibangun dengan bentuk rumah panggung yang tinggi gunanaya untuk bisa menghindari bencana alam seperti banjir tak hanya itu dibanguin tinggu dan berbentuk rumah panggung rumah ini juga bertujuan agar terhindsr dari serangan binatang buas. Tak hanay itu, fungsi tiang yang didirikan di rumah ini banyak supaya bisa menahan sewaktu ada goncangan gempa bumi.

Uniknya, rumah adat Bengkulu ini memiliki atap yang berbentuk seperti limas yang tingginya berkisar 3,5 meter. Masyarakat Bengkulu menggantungi hasil tani mereka pada bagian atap rumah seperti tebu hitam,pisang mas,kondo,setawar dingin,pada bagian tulangnya di letakkan kain putih yang telah dirajah hal ini dilakukan masyarakat Bengkulu untuk melakukan ritual penolakan bala.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved