Konflik Rusai vs Ukraina

Amerika Serikat Beri Suntikan 800 Juta Dolar AS dan Senjata Anti-Tank Untuk Bantu Ukraina

Amerika Serikat (AS) kembali memberikan bantuan militer untuk Ukraina.

Penulis: Hendrik Budiman | Editor: Hendrik Budiman
Aris Messinis / AFP
Seorang tentara Ukraina mempertahankan posisinya dengan senjata antipesawat ZU-23-2 di garis depan, timur laut Kyiv pada 3 Maret 2022 

TRIBUNBENGKULU.COM - Amerika Serikat (AS) kembali memberikan bantuan militer untuk Ukraina.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden bahkan mengalokasikan bantuan berupa peralatan militer sebesar 800 juta dolar AS.

Hal itu diumumkan Biden pada Rabu (16/3/2022) saat bersamaan dengan permohonan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky kepada Kongres AS untuk menambahkan bantuan pengamanan untuk melawan invasi Rusia.

Bantuan peralatan militer itu akan diberikan dalam bentuk paket yang berupa senjata anti-pesawat, anti-tank serta drone.

Bantuan ini menjadi komitmen AS untuk membantu Ukraina terkait pertahanan negara tersebut.

Namun Gedung Putih juga mengatakan akan memberikan bantuan tambahan berupa sistem pertahanan udara jarak jauh.

Paket yang dialokasikan akhir-akhir ini membuat total bantuan terhadap Ukraina dari Kementerian Keamanan AS sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai adalah 1 miliar dolar AS.

Bahkan sebelum invasi melanda Ukraina, AS telah menyetujui bantuan lain sebesar 1 miliar dolar AS.

AS melalui Pentagon akan mengirim sistem antipesawat berjenis Stinger sejumlah 800 unit.

Sistem ini dapat digunakan untuk memperkuat pertahanan melawan helikopter atau pesawat terbang rendah dengan menggunakan sensor infrared untuk mencari target.

Paket tersebut juga termasuk ribuan senjata antitank dan 2.000 senjata berjenis Javelin.

Javelin sendiri adalah rudal anti tank yang dapat diarahkan menggunakan komputer dan memiliki akurasi yang mematikan.

Pihak AS juga akan mengirim 100 pesawat tanpa awak atau drone serta ribuan senjata ringan.

Adapun senjata ringan yang dimaksud yaitu 100 pelontar granat, 5.000 senapan, 1.000 pistol, 400 senapa mesin, dan 400 shotgun.

Selain itu adapula bantuan tambahan berupa jaket anti peluru, helm, serta amunisi.

Pihak AS, sebelumnya telah memberikan bantuan militer kepada Ukraina dengan mengirim lebih dari senjata antipesawat berjenis Stinger sejumlah 600 unit dan sekitar 2.600 senjata Javelin.

Selain itu, Pentagon juga memberikan helikopter Mi-17 sebanyak lima unit, tiga kapal patroli, ribuan senjata, dan beberapa sistem radar untuk kebutuhan pendeteksi serangan artileri, mortar, dan drone.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved