Suami Bunuh Istri di Kepahiang

Kronologi Suami Bunuh Istri di Lubuk Penyamun Kepahiang, ES Residivis Kasus Pelecehan

Seorang suami tega membunuh istrinya sendiri di Kepahiang Provinsi Bengkulu, Kamis (17/3/2022).

PANJI DESTAMA
Konfrensi pers Polres Kepahiang, terkait kasus pembunuhan berencana di Desa Lubuk Penyamun, Kapolres Kepahiang AKBP Suparman bersama Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Doni Juniansyah, pada Kamis (17/3/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Seorang suami tega membunuh istrinya sendiri di Desa Lubuk Penyamun Kepahiang Provinsi Bengkulu, Kamis (17/3/2022).

Pembunuhan ini bahkan sudah direncanakan oleh sang suami yang diketahui berinisial ES ini.

Pelaku cepat ditangkap oleh Polres Kepahiang. Polisi lalu membeberkan motif, modus dan kronologi pembunuhan sadis ini. 

Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Kepahiang, telah menetapkan ES (35) sebagai Tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap istri sirihnya, pada Kamis (17/3/2022). 

"Atas perbuatannya pelaku disangkakan pasal 340 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan berencana dengan hukuman penjara seumur hidup" kata AKBP Suparman, saat konfrensi persnya di Polres Kepahiang, pada Kamis (17/3/2022). 

Tersangka ES yang tega menghabisi nyawa istrinya sendiri di Desa Lubuk Penyamun Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu.
Tersangka ES yang tega menghabisi nyawa istrinya sendiri di Desa Lubuk Penyamun Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. (M PANJI)


Kapolres menambahkan, tersangka merupakan residivis dari kasus berbeda. 


"Tersangka residivis kasus percobaan tindak asusila di kawasan Desa Batu Bandung, dengan hukuman penjara selama 1 tahun penjara" ujar AKBP Suparman. 

Dalam Konfrensi pers, Kapolres Kepahiang, AKBP Suparman mengatakan, sejak 2019 lalu korban dan pelaku telah menikah secara siri. 


"Mereka menikah secara sirih, sejak menikah kerap terjadi keributan antara keduanya. Di bulan Februari lalu pelaku diusir oleh korban, lalu pelaku pergi ke perkebunan orang tuanya di Desa Batu Bandung," kata AKBP Suparman, dalam konferensi persnya di Polres Kepahiang, pada Kamis (17/3/2022). 


Kapolres menambah, pada Rabu 16 Maret 2022 kemarin, pelaku tiba di rumah korban di Desa Lubuk Penyamun


"Kedatangan Pelaku untuk mengajak rujuk korban, sebelumnya pelaku sudah mengirim pesan melalui messenger ke korban, pelaku mengancam membunuh korban jika tidak mau diajak rujukan, dan pelaku siap di penjara lagi" ujar AKBP Suparman. 


Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, pelaku yang sudah ada di rumah korban ini sudah menyiapkan senjata tajam jenis pisau belati di dalam tasnya. 

Baca juga: Pelaku Pembunuh Istri di Kepahiang Diamankan Petugas, Kejadian Awalnya Diketahui Anak Korban


"Pisau belati ini sudah di siapkan pelaku untuk membunuh korban, sekitar pukul 21.00 WIB pelaku dan korban berada di dalam kamar, sempat terjadi obrolan rujukan antara keduanya, namun korban menolaknya" jelas AKBP Suparman. 


Kapolres juga menyampaikan, pelaku sempat mengatakan dari pada korban dengan orang lain lebih baik mati ditangan pelaku. 


"Pelaku langsung mengambil pisau belati yang telah di simpannya, lalu menusuk perut korban sebanyak 1 kali, kemudian menggorok leher korban sebanyak 2 kali, pelaku juga menusuk bagian perut lagi dan punggung korban berkali-kali" kata AKBP Suparman. 


Pelaku langsung melarikan diri melalui pintu belakang, dan membuang alat bukti di belakang rumah korban. 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved