Suami Bunuh Istri di Kepahiang

Pelaku Pembunuh Istri di Kepahiang Diamankan Petugas, Kejadian Awalnya Diketahui Anak Korban

Pihak kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan terhadap Rita Srianti (32) warga Desa Lubuk Penyamun, Merigi, Kepahiang

Penulis: Hendrik Budiman | Editor: Hendrik Budiman
TRIBUNNEWS
Ilustrasi. Seorang suami tega menghabisi nyawa sang istri. Pelaku berhasil diamankan Polres Kepahiang, Kamis (17/3/2022) 

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Pihak kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan terhadap Rita Srianti (32) warga Desa Lubuk Penyamun, Merigi, Kepahiang Provinsi Bengkulu, Kamis (17/3/2022).

Pelaku pembunuhan yang tak lain suami korban sendiri, diamankan petugas saat melarikan diri di kawasan Jalan lintas Kepahiang Curup, Desa Kelobak Kecamatan Kepahiang.

Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Doni Juniansyah mengatakan, pihaknya berhasil menangkap terduga pelaku berinisial ES (35) saat melarikan diri.

"Tim Elang Jupi dan Polsek Ujan Mas berhasil mengamankan pelaku di kawasan Jalan lintas Kepahiang Curup, Desa Kelobak Kecamatan Kepahiang" kata Iptu Doni Juniansyah, Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Istri Tewas Ditangan Suami, Polres Kepahiang Berhasil Amankan Pelaku yang Sempat Kabur 

Menurutnya, saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Pihaknya, tengah mendalami motif pembunuhan yang dilakukan pelaku.

Sebelumnya, warga Desa Lubuk Penyamun, Merigi, Kepahiang digegerkan atas tewasnya Rita Srianti di atas kasur kediamannya, Kamis (17/3/2022).

Peristiwa itu ditemukan pertama kali oleh anak angkat korban.

Sebelum kejadian, RA (13) anak angkat korban mendengar teriakan dari dalam kamar.

Saat masuk, RA melihat korban sudah bersimbah darah.

RA pun langsung berteriak dan meminta tolong ke warga sekitar.

Kemudian, suami korban langsung meninggalkan lokasi kejadian melarikan diri melalui pintu belakang rumah

Pelaku sebelum melarikan diri berucap kepada anak angkatnya "ayah mau pergi dulu".

Setelah suami korban pergi warga pun datang mendengar teriakan dari RA.

Dari pantauan TribunBengkulu.com, mayat tidak di bawa ke rumah sakit untuk diotopsi.

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved