Restorative Justice, Warga Lebong Terjerat Kasus Penganiayaan Bebas

Nana Ambang Sari, warga Lebong Utara, Rejang Lebong, bebas dari jerat hukum setelah ada upaya perdamaian atau restorative justice (RJ) dari Kejaksaan

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
HO Kejari Lebong
Warga Lebong yang terlibat kasus penganiayaan bebas lewat restorative justice (RJ). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Nana Ambang Sari, warga Lebong Utara, Lebong, bebas dari jerat hukum setelah ada upaya perdamaian atau restorative justice (RJ) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong.


Upaya RJ ini dilakukan pada Rabu (16/3/2022) kemarin di Kejari Lebong.


Kepala Kejari Lebong, Arief Indra Kusuma Adhi mengatakan upaya RJ berhasil dilakukan karena terdakwa baru pertama kali melakukan tindak pidana.


Kemudian, ancaman hukumnya juga tak lebih dari 5 tahun.


"Juga telah ada kesepakatan damai antara terdakwa dan korban," kata Arief, Kamis (17/3/2022).


Kasus yang menjerat Nana bermula pada Kamis (6/1/2022) lalu.


Saat itu, Nana melakukan penganiayaan kepada korban, KY, karena permasalahan pipa.


Nana sempat memukul dan mencakar muka korban. Akibatnya, korban mengalami luka lecet tekan dan luka memar di pipi kanan, serta luka lecet tekan di bagian dada dan leher.


Kasus sempat dilaporkan ke kepolisian hingga dilimpahkan ke kejaksaan, sebelum akhirnya dilakukan perdamaian dan RJ di Kejari Lebong.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved