Mekanik Cabul

Mekanik Ditangkap Polisi Karena Cabuli Anak di Bawah Umur, Pelaku Terancam 15 tahun Penjara

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pesawaran berhasil mengamankan pria berinisial EBS (32) warga Desa Kota Agung, Lampung.

Editor: Hendrik Budiman
tribun lampung / r didik budiawan
Satreskrim Polres Pesawaran Amankan Mekanik Berbuat Asusila 

TRIBUNBENGKULU.COM - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pesawaran berhasil mengamankan pria berinisial EBS (32) warga Desa Kota Agung, Lampung.

EBS yang merupakan mekanik diamankan aparat Polres Pesawaran lantaran diduga pelaku kasus asusila terhadap siswi usia di bawah umur.

Pelaku ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres, Selasa (22/3/2022) sekira pukul 13.40 WIB.

Dikutip dari TribunLamung.co.id, Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin mengungkapkan, pelaku EBS telah dilaporkan berbuat asusila terhada remaja putri berusia 16 tahun warga Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung.

Laporan dengan korban pelajar putri ini tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / B- 853/ XII/ 2021 / POLDA LPG / RES PESAWARAN tanggal 14 Desember 2021.

Perbuatan mekanik ini terjadi pada Oktober 2021 pukul 11.00 WIB di rumahnya, di Kecamatan Tegineneng.

Pelaku merayu korban dan berjanji akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu terhadap korban.

Korban sempat menolak ajakan pelaku. Namun pelaku terus merayu korban hingga terjadilah perbuatan yang tidak diinginkan.

Akibat kejadian tersebut orangtua korban melapor ke Polres Pesawaran.

Berdasarkan laporan itu, Selasa 22 Maret 2022 sekitar pukul 13.00 WIB penyidik mendapatkan informasi bahwa terlapor sedang bekerja di sebuah bengkel motor di daerah Kemiling Bandar Lampung.

Berbekal informasi tersebut anggota Sat Reskrim Polres Pesawaran yang dipimpin oleh Kbo Reskrim Ipda Zainal Abidin langsung menuju lokasi keberadaan terlapor.

Tim langsung mengamankan terlaporPesawaran guna pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku terancam pasal 81 Ayat (1) Jo pasal 76D Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

"Ancaman hukuman maksimal 15 tahun," tegasnya.

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved