Konflik Rusai vs Ukraina

Ukraina Tak Gabung NATO Asalkan Rusia Penuhi Ini, Presiden Zelenskiy Siap Berunding Dengan Putin

Ukraina dan Rusia akan berunding untuk membahas komitmen Ukraina tidak menjadi anggota NATO.

Editor: Hendrik Budiman
Tribunnews.com
Gambar selebaran yang dirilis di halaman Facebook Kementerian Dalam Negeri Ukraina pada 1 Maret 2022 menunjukkan asap setelah serangan rudal yang menargetkan pusat televisi ibukota Ukraina di Kyiv. (Photo by UKRAINIAN INTERIOR MINISTRY PRESS SERVICES / AFP) (AFP/-) 

TRIBUNBENGKULU.COM - Ukraina akan siap berunding untuk membahas komitmen Ukraina tidak menjadi anggota NATO dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Hal itu disampaikan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy dalam pidato yang disiarkan, Senin (21/3/2022) malam waktu Kiev.

Namun, sebelum perundingan berlangsung, Zelenskiy menuntut tiga hal dari Rusia agar pembahasan itu bisa berlangsung.

Tiga hal tersebut adalah gencatan senjata, penarikan seluruh pasukan Rusia, dan jaminan atas keamanan Ukraina.

Baca juga: Konflik Rusia Vs Ukraina, PBB Sebut 2,7 Juta Orang Larikan Diri dari Ukraina

Menurutnya, jaminan keamanan itu bisa diberikan negara anggota NATO melalui mekanisme bantuan militer meskipun Ukraina tidak menjadi anggota pakta pertahanan tersebut.

"Ini adalah kompromi bagi semuanya bagi Barat, yang tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan kami terkait NATO, bagi Ukraina, yang ingin jaminan keamanan, dan bagi Rusia yang tidak menginginkan ekspansi NATO lebih jauh," kata Zelensky dikutip Associated Press.

Baca juga: Pasukan Rusia Serang Pelabuhan Mariupol, 500 Warga Ukraina Dijadikan Sandera

Menurutnya, terdapat negara NATO yang ingin menjamin keamanan Ukraina tetapi tidak bisa memberi keanggotaan di aliansi, sayangnya.

"Namun, mereka siap melakukan apa yang akan dilakukan (NATO) seakan kami adalah anggota aliansi. Saya pikir itu kompromi yang bagus," ungkapnya.

Baca juga: Rusia Ledakan Gedung Teater Tempat Ribuan Warga Sipil Ukraina Mengungsi Untuk Berlindung

Zelensky menekankan, permintaannya mengenai perundingan langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menurutnya, tanpa bertemu Putin, mustahil mengetahui apakah Moskow punya kemauan menghentikan perang.

Selain itu, Zelensky mengaku Ukraina siap membahas status Krimea yang dianeksasi Rusia serta wilayah separatis Luhansk dan Donetsk yang diakui kemerdekaannya oleh Rusia.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved