Antrean Pukul 22.00 WIB Dinilai Terlalu Malam, Sopir Truk Minta SPBU Buka Lebih Cepat

Sopir truk berbahan bakar solar di Bengkulu mengeluhkan layanan SPBU untuk pengisian solar yang dinilai terlalu malam.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Antrean truk di SPBU Bumi Ayu, Kota Bengkulu, Kamis (24/3/2022) sore 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

 


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sopir truk berbahan bakar solar di Bengkulu mengeluhkan layanan SPBU untuk pengisian solar yang dinilai terlalu malam.

Saat ini, berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Bengkulu, pelayanan pengisian BBM jenis solar di Oota Bengkulu hanya diperbolehkan dari pukul 22.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

Namun, menurut para sopir, waktu tersebut sudah terlalu malam.

Salah satu sopir, Juntak (49 tahun) mengatakan jika Bengkulu bukanlah kota yang buka 24 jam.

Menurut dia, pukul 20.00 WIB saja, jalanan Bengkulu sudah sepi.

"Jadi, buka saja siap Isya, pukul 20.00 WIB. Jangan jam 22.00 WIB, terlalu malam," kata Juntak kepada TribunBengkulu.com, Kamis (24/3/2022).

Ditambahkan Juntak, pukul 20.00 WIB itu, sudah lewat jam sibuknya jalanan di Kota Bengkulu.

"Kantor sudah tutup, anak sekolah sudah pulang. Pedagang juga sudah banyak yang pulang, jadi buka saja jam 20.00 itu," ujar dia.

Salah satu sopir lain, Rozi (54 tahun) mengatakan hal yang sama.

Menurut Rozi, jika SPBU baru buka pukul 22.00 WIB, dirinya biasanya mendapatkan BBM di pukul 00.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB.

"Terlalu malam. Sudah sedikit sekali waktu kami istirahat. Padahal, kami besoknya harus kerja lagi," ungkap dia.

Rozi meminta pemerintah Bengkulu merevisi kembali kebijakan sebelumnya, dengan mempertimbangkan keluhan sopir.

"Abis Isya, sudah pas itu buka," ungkap Rozi. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved