Suami Bunuh Istri di kepahiang

Kronologi Lengkap Pembunuhan Istri di Kepahiang Berdasarkan Hasil Rekontruksi

Penyidik Sat Reskrim Polres Kepahiang menggelar rekontruksi atau reka ulang kasus pembunuhan sadis Rita Srianti (32), warga Desa Lubuk Penyamun

Panji/Tribunbengkulu.com
Tersangka saat memperagakan rekonstruksi kasus Pembunuhan istri sendiri di Desa Lubuk Penyamun, rekonstruksi digelar di halaman belakang Polres Kepahiang, pada Kamis (24/3/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Penyidik Sat Reskrim Polres Kepahiang menggelar rekontruksi atau reka ulang kasus pembunuhan sadis Rita Srianti (32), warga Desa Lubuk Penyamun, Kepahiang yang dilakukan ES suaminya sendiri pada Kamis (24/3/2022). 

Dari 36 reka adegan pada rekontruksi yang digelar Kamis (24/3/2022). Beberapa fakta terungkap dari perbuatan sadis yang dilakukan ES. Rekonstruksi dimulai pada pukul 10.44 WIB yang dihadiri oleh penyidikan, Kejaksaan Negeri Kepahiang dan Keluarga Korban. 

Rekonstruksi ini dilakukan untuk menyesuaikan keterangan para tersangka dan saksi. Berikut beberapa fakta dari reka ulang atau rekonstruksi ini. 


Tersangka ES sudah menyiapkan pisau belatinya.

Di hari Selasa 15 Maret 2022, tersangka menghubungi korban melalui messenger Facebook dengan maksud mengajak korban untuk rujuk kembali, apabila korban menolak, tersangka mengancam akan membunuh korban. Lantaran tersangka tidak terima jika korban bersama laki-laki lain. 

Hari Rabu 16 Maret 2022, di pagi hari tersangka sudah menyiapkan pisau belati sembari diasah, untuk menyetek biji kopi di kebunnya.

Usai menyetek kopi, tersangka lalu menyimpan pisau belati ini di dalam tasnya. 

Kemudian tersangka kembali menghubungi korban melalui chat messenger, untuk mengajak korban bertemu. Saat itu, diiyakan korban yang tanpa curiga hal buruk itu akan menimpanya. 

Sekitar pukul 17.00 WIB, tersangka pergi ke rumah korban dengan membawa pisau belati yang telah disiapkannya di dalam tas. 


Tersangka Mengajak Ngobrol Anak Korban

Setibanya di rumah korban pukul 18.00 WIB, tersangka bertemu anak korban, lalu anak korban mengajak tersangka untuk mengobrol di dalam. 


Setelah di dalam rumah, korban bersama anaknya dan tersangka mengobrol di dalam, lalu sekiranya pukul 19.30 WIB korban berpamitan kepada tersangka, untuk menghadiri pesta pernikahan. 


Akhirnya korban dan anaknya pun pergi, korban meminta tersangka untuk menunggunya di dalam rumah, lalu korban mengunci pintu rumah dari luar. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved