Euro 2028

Rusia Ajukan Sebagai Tuan Rumah Euro 2028 Meski Sedang Disanksi Internasional

Rusia mengajukan diri sebagai tuan rumah perhelatan Euro 2028 dan 2032 meski sedang disanksi oleh FIFA.

Editor: Hendrik Budiman
thesun.co.uk
Pemain Rusia merayakan gol usai jebol gawang lawan - Rusia Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Euro 2028 di Tengah Sanksi Internasional 

TRIBUNBENGKULU.COM - Rusia mengajukan diri sebagai tuan rumah perhelatan Euro 2028 dan 2032 meski sedang disanksi oleh FIFA.

Meski sebelumnya, federasi sepak bola internasional (FIFA) memberikan sanksi kepada sepak bola Rusia akibat invansi militer ke Ukraina.

Pengajuan diri sebagi tuan rumah Euro itu diumumkan Persatuan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) bahwa, Rabu (24/3/2022), Rusia mengajukan diri menjadi salah satu kandidat tuan rumah Euro 2028 dan 2032.

Baca juga: Depak Rusia dari Semua Pertandingan Sepak Bola, FIFA Agendakan Bahas Rusia di Kongres FIFA ke-72

Baca juga: Kecam Rusia, BWF Batalkan Turnamen Hingga Larangan Pengibaran Bendera

Dikutip dari aljazeera.com, Rusia akan bersaing dengan Turki, Inggris dan Irlandia untuk menjadi tuan rumah Euro 2028.

Rusia dan Turki kembali bersaing karena sama-sama menunjukkan minatnya untuk menjadi tuan ruah Euro 2032, bersama dengan Italia yang ikut mengajukan diri.

UEFA akan segera mengumumkan negara yang menjadi tuan rumah kedua turnamen ini pada September 2023 mendatang.

Rusia sudah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018, sementara kota Saint Petersburg menjadi salah satu tempat perhelatan Euro 2020.

Baca juga: Konflik Rusia vs Ukraina, Moskow Klaim 2,7 Juta Warga Ukraina Ingin Mengungsi ke Rusia

Baca juga: Rusia Ledakan Gedung Teater Tempat Ribuan Warga Sipil Ukraina Mengungsi Untuk Berlindung

Saint Petersburg juga seharusnya menjadi tuan rumah final Liga Champions UEFA musim ini yang akan diadakan pada bulan Mei, namun dibatalkan setelah negara ini menginvasi Ukraina.

FIFA dan UEFA memutuskan untuk mengeluarkan Rusia dari kualifikasi Piala Dunia tahun ini, dan memutuskan untuk mengeluarkan negara itu dari semua kompetisi internasional sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut.

Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), pada minggu lalu menguatkan larangan itu yang berpengaruh pada tim putri Rusia, yang telah dikeluarkan dari Piala Eropa pada bulan Juli nanti.

Baca juga: Pasukan Rusia Serang Pelabuhan Mariupol, 500 Warga Ukraina Dijadikan Sandera

Baca juga: Hari Ke-15 Invasi Rusia, 6000 Tentara Diduga Tewas Hingga Rumah Sakit Ibu dan Anak di Bom

Seorang juru bicara UEFA mengatakan Federasi Sepak Bola Rusia (RFU) sendiri tidak dikecualikan dari sanksi.

Namun sebuah sumber mengatakan, UEFA akan mengevaluasi kembali situasi hukum pada pertemuan yang direncakan akan diadakan pada bulan April dan Mei, termasuk minat yang diucapkan RFU untuk menjadi tuan rumah EURO mendatang.


Turki mengatakan harapannya untuk menjadi tuan rumah Euro 2028 dan 2032, setelah kalah dari Jerman yang sama-sama mengajukan diri menjadi tuan rumah Euro 2024.

Turki dan Rusia akan bersaing dengan Inggris dan Irlandia yang sama-sama fokus untuk menjadi tuan rumah Euro 2028, dibandingkan mengajukan diri menjaid tuan rumah Piala Dunia 2030.

Sedangkan juara Euro 2020, Italia telah menjadi tuan rumah Piala Eropa sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 1968 dan 1980.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved