Harga Lapak Pasar Kuliner Ramadan di Panorama Bengkulu: Termurah Rp 350 Ribu, Termahal Rp 1 Juta

Setiap tahun biasanya Jalan Semangka Pasar Panorama Kota Bengkulu, selalu dipadati penjual takjil berbuka puasa selama bulan Ramadan berlangsung.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Suasana lokasi yang akan dijadikan pasar kuliner Ramadan tepatnya di Jalan Semangka Pasar Panorama Kota Bengkulu, Jumat (25/3/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Setiap tahun biasanya Jalan Semangka Pasar Panorama Kota Bengkulu, selalu dipadati penjual takjil berbuka puasa selama bulan Ramadan berlangsung.

Dari pantauan TribunBengkulu.com, Jumat (25/3/2022) tampak di lokasi sudah ada lahan yang rencananya akan dijadikan lahan untuk pasar kuliner Ramadan.

Di Jalan Semangka Pasar Panorama Kota Bengkulu ini sudah ada tanda batas-batas lapak yang diberi nomor-nomot yang dibuat dengan menggunakan cat berwarna putih.

Penomoran dibuat dari nomor 1 hingga nomor 93 yang dibuat dua jalur, yakni jalur depan dan belakang.

Dari pengakuan salah satu pedagang yang berada tepat di lokasi, ada beberapa harga sewa yang dipatok untuk setiap lapaknya.

Dengan harga yang berbeda antara lapak yang berada di depan dan lapak yang berada di belakang.

"Kalau yang di belakang ini Rp 350.000, kalau yang di depan itu Rp 1.000.000," ungkapnya.

Diakui pedagang tersebut, harga sewa itu terhitung sejak awal Ramadaan nanti dan akan berakhir seiring berakhirnya bulan suci Ramadan mendatang.

"Jadi sewanya itu 1 bulan selama bulan Ramadan saja. Kalau sekarang memang masih kosong yang menempati, karena nanti awal puasa baru ditempati. Mungkin sehari atau 2 hari sebelum puasa yang sewa lapak sudah menyiapkan tempat jualan disini," katanya.

Sementara itu Leni salah satu pedagang yang berada di seberang lokasi lapak kuliner Ramadan Pasar Panorama Kota Bengkulu menyatakan harga tersebut memang cukup tinggi.

Di mana ia saja yang berada di seberang lapak tersebut satu bulannya harus membayar Rp 750.000, walaupun sudah termasuk uang kebersihan dan uang penerangan.

"Itu kan lahannya masuk lahan parkir, jadi bayarnya ke pengelola parkirnya. Bahkan katanya ada juga pedagang yang di depan itu bayar lapak yang tepat berada di depan tempat jualannya agar jualannya tidak tertutup oleh orang jualan takjil," ungkap Leni. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved