Investasi Bodong Aplikasi Trading

Waspada! Bappebti Sebut Investasi Robot Trading Belum Ada Regulasinya

Hal itulah yang menyebabkan mengapa hingga saat ini belum ada regulasi yang mengatur investasi robot trading.

Editor: Hendrik Budiman
ilustrasi
Ilustrasi Investasi 

 

TRIBUNBENGKULU.COM - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan, agak kesulitan untuk mengimbangi teknologi yang berkembang sangat pesat sehingga kehadiran regulasi kalah cepat.

Hal itulah yang menyebabkan mengapa hingga saat ini belum ada regulasi yang mengatur investasi robot trading.

"Perkembangan teknologi ini kan perkembangannya hampir eksponensial, kita agak sulit mengejar tapi paling tidak kita coba tidak ketinggalan untuk robot trading," kata Kepala Bapeppti Indrasari Wisnu Wardhana dikutip dari IDXCHanel, Jumat (25/3/2022).

Baca juga: Hendry Susanto Bos Aplikasi Robot Trading Fahrenheit Ditetapkan Tersangka Investasi Bodong

Baca juga: Kepala OJK Bengkulu Beberkan Cara Menganalisis Investasi Bodong

Saat ini masih terjadi kekosongan hukum karena belum ada regulasi yang mengatur praktik dari investasi robot trading.

Ia menuturkan, saat ini Bappebti masih melakukan kajian untuk membuat payung hukumnya.

"Masih ada kekosongan hukum, karena sampai sekarang kita belum ada yang mengatur mengenai robot trading, dan kita sedang melakukan kajian," ucapnya.

Baca juga: Dugaan Investasi Bodong Berkedok Arisan Online: Warga Bengkulu Dilaporkan, Kerugian Miliaran

Wishnu menambahkan, robot trading ilegal itu sebenarnya tidak ada trading-nya, hanya skemanya ponzi.

Oleh sebab itu, melalui regulasi yang sedang dalam tahap kajian akan dapat dibedakan antara robot trading yang benar dan yang hanya sebagai modus penipuan.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved