Konflik Rusai vs Ukraina

Rusia Tuding Indonesia Sebagai Tempat Laboratorium Senjata Biologis Rahasia Amerika Serikat

Rusia menyeret nama bangsa Indonesia sebagi tempat laboratorium senjata biologis rahasia Amerika.

Editor: Hendrik Budiman
(AFP/SERGEI GUNEYEV)
Presiden Rusia Vladimir Putin menyapa penonton saat menghadiri konser yang menandai ulang tahun kedelapan pencaplokan Krimea oleh Rusia di stadion Luzhniki di Moskow. (18 Maret 2022). (Sergei GUNEYEV/POOL/AFP) 

TRIBUNBENGKULU.COM - Rusia menyeret nama bangsa Indonesia sebagi tempat laboratorium senjata biologis rahasia Amerika.

Rusia mengungkapkan penelitian yang dilakukan oleh AS di Indonesia terindikasi jadi lahan penelitian Amerika Serikat (AS) mengenai senjata biologis.

Hal itu dibeberkan oleh Komandan Pertahanan Radiasi, Kimia dan Biologi Angkatan Bersenjata Rusia, Letnan Jenderal Igor Kirilov.

Rusia juga menunjukkan beberapa tindakan ilegal yang dilakukan Barat.

Rusia secara mengejutkan menyebut Republik Indonesia sebagai tempat penelitian rahasia militer Amerika Serikat.

Ia menuding Amerika Serikat melakukan tindakan rahasia mengenai penelitian biologi di Indonesia.

Diinformasikan bahwa Amerika Serikat melakukan penelitian biologi rahasia itu pada tahun 2010, melalui Pusat Medis Angkatan Laut.

"Pemerintah Indonesia tahun 2010, menghentikan kegiatan Pusat Medis AL AS di Jakarta," kata dikutip dari Tribun_Medan.com, Senin (28/3/2022).

Baca juga: Ukraina Tak Gabung NATO Asalkan Rusia Penuhi Ini, Presiden Zelenskiy Siap Berunding Dengan Putin

Baca juga: Rusia Ledakan Gedung Teater Tempat Ribuan Warga Sipil Ukraina Mengungsi Untuk Berlindung

Namun, hasil tersebut tak dilaporkan kepada pemerintah Jakarta.

Pihak AS disebut melakukan pengambilan sampel biologis dan menolak memberitahu pihak Indonesia tentang hasil yang dicapai.

"Pendekatan yang tidak bisa diterima dengan persetujuan diam-diam pemerintah AS, adalah norma yang lazim bagi perusahaan farmasi besar." sambungnya.

Baca juga: Hari Ke-15 Invasi Rusia, 6000 Tentara Diduga Tewas Hingga Rumah Sakit Ibu dan Anak di Bom

Baca juga: Ukraina Tak Gabung NATO Asalkan Rusia Penuhi Ini, Presiden Zelenskiy Siap Berunding Dengan Putin

Diinformasikan pula ada indikasi AS sedang melobby sekutu untuk mengucilkan Rusia dari berbagai organisasi internasional, termasuk di G20.

Namun Indonesia bersikukuh tetap mengundang Rusia. Bahkan Presiden Vladimir Putin menegaskan akan bersedia hadir di Bali.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved