Sawit Dipanen Perusahaan, Warga Seluma Melapor ke Polda Mengaku Rugi Rp 1 Miliar

Seorang warga Desa Penago Baru, Kecamatan Ilir Talo, Seluma, IN (43 tahun) melaporkan sebuah perusahaan, PT AA ke Polda Bengkulu, Senin (28/3/2022).

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Seorang warga Desa Penago Baru, Kecamatan Ilir Talo, Seluma, IN (43 tahun) melaporkan sebuah perusahaan, PT AA ke Polda Bengkulu, Senin (28/3/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seorang warga Desa Penago Baru, Kecamatan Ilir Talo, Seluma, IN (43 tahun) melaporkan sebuah perusahaan, PT AA ke Polda Bengkulu, Senin (28/3/2022).


Menurut IN, dirinya mengelola lahan milik desa, yang awalnya diperuntukkan bagi transmigran di Desa Rawa Indah, Kecamatan Ilir Talo, Seluma, dan dibuka pada tahun 1991 sampai tahun 1992.

Lahan ini adalah Lahan Usaha (LU) II.


Kemudian, pada tahun 2000, terjadi gempa, sehingga masyarakat di sana kebanyakan memilih pindah karena takut tsunami.


Tahun 2002 dan tahun 2003, kata IN, lahan tersebut diduga diserobot PT AA.


Karena diserobot PT AA, masyarakat kemudian tak berani lagi menggarap lahan tersebut.


Tahun 2007, IN kembali menggarap lahan tersebut, dengan izin dari masyarakat Desa Rawa Indah. Lahan yang digarap seluas 60 hektar, dan ditanami sawit.


Penggarapan ini dilakukan hingga tahun 2018.


Lalu, pada 13 Maret 2022, sawit-sawit tersebut malah dipanen oleh pekerja PT AA, atas perintah RS, Asisten Manager PT AA.


"Kita laporkan terkait pencurian, yang dilakukan oknum PT AA atas inisial RS," kata IN, Senin (28/3/2022).


Atas pencurian ini, IN mengaku mengalami kerugian hingga Rp 1 miliar.


Menurut IN, pihaknya meminta agar PT AA segera mengembalikan lahan tersebut kepada masyarakat.


Menurut IN, dirinya juga dilaporkan oleh perusahan PT AA, atas tuduhan melaksanakan panen di lahan yang sama.


"Sebab lahan itu, di lapangan tumpang tindih (antara sawit masyarakat dan sawit perusahaan)," ungkap IN.
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved