Ramadhan 2022

Tata Cara dan Bacaan Doa Ziarah Kubur Menjelang Bulan Puasa Ramadhan 1443 H, Serta Hukumnya

Berikut tata cara dan bacaan doa ziarah kubur menjelang bulan puasa Ramadhan 1443 H, serta hukumnya. 

Penulis: M Arif Hidayat | Editor: M Arif Hidayat
pixabay.com
ilustrasi orang berdoa 

TRIBUNBENGKULU.COM, RAMADAN - Berikut tata cara dan bacaan doa ziarah kubur menjelang bulan puasa Ramadhan 1443 H, serta hukumnya. 

Doa ziarah kubur mendekati datangnya bulan puasa Ramadhan 1443 Hijriah menjadi tradisi umat muslim.

Umumnya doa ziarah kubur dilaksanakan dengan mengunjungi makam orangtua atau famili yang telah wafat.

Hukum Ziarah Kubur

Beberapa ulama mengatakan hukum ziarah kubur ialah sunnah. Ziarah kubur benar-benar disarankan untuk Muslim karena banyak faedah yang didapat.

Secara bahasa ziarah maknanya berkunjung. Dan secara istilah, ziarah ialah berkunjung pusara orang yang telah wafat untuk mendoakannya, bertabaruk atau mengingat untuk kematian dan hari akhirat.

 


Ada beberapa dalil Sya’i yang menyunnahkan hukum ziarah kubur, seperti :

عَنْ بَرِيْدَةَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: قَدْ كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُوْرِ فَقَدْ أُذِنَ لِمُحَمَّدٍ فِىْ زِيَارَةِ قَبْرِ اُمَّةِ فَزُوْرُوْهَا فَاِنَّهَا تُذَكِّرُ اْلآخِرَةِ.(رواه الترمذي.٩٧٠) “

Dari Buraidah, ia berkata Rasulullah SAW bersabda “Saya pernah melarang kamu berziarah kubur. Tapi sekarang Muhammad telah diberi izin untuk berziarah ke makam ibunya. Maka sekarang berziarahlah! Karena perbuatan itu dapat mengingatkan kamu pada akhirat.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved