Konflik Rusai vs Ukraina

Mantan Pemilik Chelsea Roman Abramovich Diracun Saat Perundingan Damai Konflik Rusia vs Ukraina

Geger Roman Abramovich dilaporkan keracunan saat menjadi negosiator perdamaian Rusia dan Ukraina.

Editor: Hendrik Budiman
Instagram @_roman_abramovich_
Pemilik Chelsea, Roman Abramovich. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Geger Roman Abramovich dilaporkan keracunan saat menjadi negosiator perdamaian Rusia dan Ukraina.

Namun Mantan pemilik Chelsea itu kini dilaporkan dalam kondisi baik-baik saja karena jenis racun yang diberikan kepadanya dalam skala ringan.

Kabar Roman Abramovich keracunan pertama kali disampaikan oleh Wall Street Journal dan kelompok jurnalisme investigatif Bellingcat.

Menurut laporan Bellingcat, Abramovich dan beberapa negosiator perdamaian Rusia - Ukraina mengadakan pertemuan pada 3 Maret 2022 di Kota Kyiv.

Pertemuan informal itu berlangsung dari sore hari sampai pukul 10 malam waktu Ukraina.

Sejak saat itu, Roman Abramovich mulai merasakan gejala keracunan, seperti radang mata hingga pengelupasan kulit tangan dan wajah.

Bellingcat meyakini bahwa gejala keracunan itu timbul akibat senjata kimia atau penggunaan radiasi gelombang mikro.

Jenis racun dan pelakunya

Setelah muncul dugaan Abramovich diracun kini muncul berbagai spekulasi racun yang dipakai.

Termasuk pelaku yang meracuni orang dekat Presiden Rusia Vladimir Putin itu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved