Jamin Ketersediaan Solar dan Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Siap Bersinergi

Menjamin ketersediaan solar, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina siap bersinergi.

Editor: Yunike Karolina
PERTAMINA/IST
Pelayanan bahan bakar di SPBU. 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Menjamin ketersediaan solar dan penyaluran tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) siap bersinergi dengan semua stakeholder terkait.

Sebagai badan usaha yang diamanahkan untuk menyalurkan kebutuhan bahan bakar masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga menjamin ketersediaan stok. Termasuk bahan bakar solar bersubsidi.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional saat ini yang realisasinya diatas 5 persen pasti akan berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan energi. Salah satunya Solar subsidi.

Menyikapi hal ini, Pertamina Patra Niaga akan terus memastikan stok dan menjamin terjaganya proses distribusi bisa berlangsung dengan maksimal.

“Stok solar subsidi secara nasional di level 20 hari dan setiap hari stok ini sekaligus proses penyaluran ke SPBU terus dimonitor secara real time. Namun perlu diketahui secara nasional per Februari penyaluran solar subsidi telah melebihi kuota sekitar 10 persen. Di wilayah Bengkulu bahkan sudah melebihi kuota sekitar 8 persen,” jelas Nikho.

Nikho melanjutkan Pertamina Patra Niaga akan terus memonitor seluruh proses distribusi. Mulai dari Terminal BBM hingga konsumen untuk memastikan SPBU selalu tersedia bahan bakar bagi masyarakat.

Khusus solar subsidi, Pertamina akan fokus pelayanan di jalur logistik serta jalur-jalur yang memang penggunannya adalah yang berhak menikmatinya.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panic buying. Pembelian bahan bakar kami imbau tetap sesuai kebutuhan. Silakan tetap hemat dalam penggunaannya mengingat saat ini harga minyak sangatlah mahal,” imbau Nikho.

Berdasarkan catatan Pertamina, untuk wilayah Bengkulu terjadi peningkatan rerata konsumsi menjadi sebesar 331 ribu liter perhari. Angka itu naik 2 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Mengacu pada Peraturan Presiden No. 191 Tahun 2014, pengguna yang berhak atas Solar subsidi untuk sektor transportasi adalah kendaraan bermotor plat hitam untuk pengangkut orang atau barang, kendaraan bermotor plat kuning kecuali mobil pengangkut hasil tambang dan perkebunan dengan roda lebih dari 6.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved