Bejat Cabuli Ponakan Sendiri

Seorang Duda di Sulawesi Selatan Tega Cabuli Ponakan yang Berusia 4 Tahun

Bejat seorang duda di Sulawesi Selatan tega mencabuli ponakannya sendiri yang masih berusia 4 tahun.

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Penyidik Satreskrim Polres Wajo, melakukan pemeriksaan terhadap pelaku pencabulan anak di bawah umur, Rabu (30/3/2022). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Bejat seorang duda di Sulawesi Selatan tega mencabuli ponakannya sendiri yang masih berusia 4 tahun.

Duda itu bernama Syamsuddin (44) warga Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Kini, Syamsuddin telah ditangkap oleh Satreskrim Polres Wajo, dan mendekam di balik jeruji besi, Rabu (30/3/2022).

Kejadian itu bermula pada Senin (14/3/2022) lalu, ketika saksi yang berinisial HD sedang berada di luar rumah, lalu mendengar sebuah tangisan anak kecil di dalam rumah.

Sontak dirinya menemukan korban menangis, dan bertanya apa yang telah terjadi.

"Diawali dari saksi yang mendengar ada anak yang menangis dan saksi ini langsung mengecek dan menanyakan kepada korban. Kemudian korban memberitahukan bahwa dirinya sudah dilakukan pencabulan," katanya.

Pada saat yang sama, HD melihat Syamsuddin kabur melalui pintu belakang rumah tersebut.

"Saksi melihat pelaku keluar dari pintu belakang dan melarikan diri. Saksi melapor kepada Polsek Pammana dan Polres Wajo," katanya.

Polisi pun bergerak cepat dan melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Lebih lanjut, pelaku mengaku bahwa dirinya berusaha memasukkan alat kelaminnya ke kelamin korban hingga klimaks.

Belakangan diketahui, pelaku juga memasukkan jarinya ke kelamin korban.

"Motivasi pencabulan yang dilakukan paman terhadap ponakannya sendiri, karena melihat anak tersebut langsung berkeinginan untuk melakukan pencabulan," katanya.

Islam menyebutkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah pelaku memiliki kelainan seksual, ataukah juga mengalami kelainan jiwa.

"Sampai saat sekarang masih belum bisa dinilai apakah tersangka ini ada kelainan jiwa atau tidak, namun pada pemeriksaan nanti akan dilakukan pemeriksaan kejiwaan," katanya.

Syamsuddin pun terancam bui minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun, sebagaimana pasal 76E Undang-undang Perlindungan Anak.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved