Antre Solar saat Ramadan, Sopir Truk Bengkulu: Sahur Terpaksa Pulang Dulu, Truk Ditinggal

Para sopir truk di Kota Bengkulu mengaku tak punya pilihan lain selain meninggalkan truknya, dan pulang ke rumah untuk sahur di bulan Ramadan nanti.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Antrean truk untuk mendapatkan BBM solar di SPBU Kandang, Kota Bengkulu, Kamis (31/3/2022) sore. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Para sopir truk di Kota Bengkulu mengaku tak punya pilihan lain selain meninggalkan truknya, dan pulang ke rumah untuk sahur di bulan Ramadan nanti.


Salah satu sopir, Miko mengatakan rumahnya masih dalam kota. Dengan demikian, dirinya akan pulang dulu untuk sahur.


"Truknya ditinggal saja antre. Pulang dulu sebentar untuk sahur," kata Miko kepada TribunBengkulu.com, Kamis (31/3/2022).


Miko sendiri berharap Pemprov Bengkulu bisa merevisi aturan, sehingga truk diperbolehkan mengisi solar di siang hari kembali.


Sopir lain, Mustari, juga mengatakan hal yang sama. Mustari mengatakan dirinya biasa mendapatkan minyak pada pukul 02.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB.


"Jadi, nanti pulang saja dulu. Kalau tunggu dapat minyak, tak keburu," kata dia.


Pantauan TribunBengkulu.com, antrean truk masih mengular di sejumlah SPBU di Kota Bengkulu sore ini.


Di SPBU Pagar Dewa, antrean truk ini membuat kemacetan, karena ruas jalan termakan oleh antrean truk. Apalagi, jalan di depan SPBU Pagar Dewa cukup sempit.


Di SPBU lain, seperti SPBU Bumi Ayu, antrean truk mengular hingga ratusan meter. 


Di SPBU ini, tak terpantau arus lalu lintas yang tersendat, karena ruas jalan dan bahu jalan cukup lebar.


Antrean truk terpanjang terjadi di SPBU Kandang, Kampung Melayu. Antrean terlihat mengular 300 meter hingga 400 meter.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved