Breaking News:

Banyak Jejak Harimau di Areal Perkebunan, Warga Umpan Anak Kambing Dalam Perangkap BKSDA Jambi

Banyak ditemukan jejak harimau Sumatera di areal perkebunan warga. Penemuan jejak kaki harima sumatera disejumlah titik di Batanghari.

Editor: Hendrik Budiman
Tribunnews.com
Harimau Sumatera 

TRIBUNBENGKULU.COM - Banyak ditemukan jejak harimau Sumatera di areal perkebunan warga.

Penemuan jejak kaki harima sumatera disejumlah titik di wilayah Kabupaten Batanghari menghebohkan warga.

Baca juga: Harimau Sumatera Lanustika Dikembalikan ke Rimba Raya

Penemuan pertama di wilayah hutan lindung, Kecamatan Muara Bulian pada Jumat (1/4/2022) diareal perkebunan karet.

Keesokan harinya warga kembali menemukan di Desa Panerokan Kecamatan Bajubang tepatnya di KM 46 Kebun H Wasito yang heboh di media sosial (medsos).

Baca juga: Harimau Sumatera Berkeliaran di Dekat Pemukiman Warga, Petugas Pasang Kamera Trap

Kasi Konservasi Wilayah II BKSDA Jambi, Didi Bangkit Kurniawan mengatakan untuk memastikan temuan itu, tim dari BKSDA Jambi menurunkan timnya untuk mengidentifikasi temuan dari jejak itu.

"Kita akan mempelajari dari segi bentuk dan cirinya. Kemudian diukur besar dan panjang tapak kaki tersebut," kata Didi dikutip dari Tribunjambi.com, Senin (4/4/2022).

Baca juga: Pekerja di Kumpeh Tewas Diterkam Harimau, BKSDA Ingatkan Warga Tak Masuk Hutan Pada Jam Tertentu

Diketahui, seminggu yang lalu juga ditemukan jejak serupa tidak jauh dari tempat itu serta memangsa seekor sapi milik warga di Desa Mekar Sari Ness, Kecamatan Bajubang.

“Kita sudah memasang satu perangkap di lokasi terakhir ditemukannya jejak satwa diduga harimau sumatera, di semak belukar yang berbatasan dengan kebun karet milik warga dengan koordinat -1.711204, 103.276999," ujarnya.

Baca juga: Warga Kembali Temukan Jejak Kaki Harimau di Areal Perkebunan, Tim BKSDA Lakukan Pengecekan

Hasil pemeriksaan tim ke lokasi belum dapat disampaikan sebab pihaknya tengah melakukan verifikasi laporan terkait temuan jejak satwa itu dan melakukan pemasangan kamera trap.

“Kita pasang perangkap, di dalam perangkap diberi umpan seekor anak kambing yang berasal dari warga. Perangkap itu akan dilakukan pengecekan oleh warga setiap hari serta melaporkan kepada petugas apabila terdapat info lanjutan,” ungkapnya.

Baca juga: Harimau Mangsa Ternak Warga di Mukomuko, BKSDA Pasang Perangkap

Baca juga: Sapi Warga diduga dimangsa Harimau, Ditemukan Bekas Gigitan dan Jejak Kaki

Didi mengimbau masyarakat untuk membersihkan kebunnya dari semak belukar dan hindari beraktivitas ketika cuaca sudah mulai gelap serta jangan sendirian.

Kemunculan hewan belang ini disebabkan habitatnya yang mulai terganggu atau bisa juga karena ada aktivitas manusia di dalamnya.

Baca juga: Lagi, Harimau Berkeliaran di Pemukiman Warga di Mukomuko, Serang Ternak Warga

“Masyarakat diminta untuk berhati-hati, hindari berpergian seorang diri, jika ingin pergi ke kebun atau ke ladang diharapkan untuk berkelompok dan disarankan untuk membersihkan areal perkebunan,” pungkasnya.

Tim BKSDA Jambi memasang satu perangkap di lokasi terakhir ditemukannya jejak satwa diduga harimau sumatera, di semak belukar yang berbatasan dengan kebun karet milik warga.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved