Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu Seberat 97 Kg, Polisi : Otaknya Orang Indonesia di Luar Negeri

Polisi berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 97 kg. Penyelundupan Narkoba golongan 1 jenis sabu seberat 97 kg.

Editor: Hendrik Budiman
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Ungkap kasus Narkoba golongan 1 jenis sabu seberat 97 kg, yang diduga melibatkan jaringan Internasional. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Polisi berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 97 kg.

Penyelundupan Narkoba golongan 1 jenis sabu seberat 97 kg, yang diduga melibatkan jaringan Internasional.

Hal itu diketahui dari keterangan Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin saat press rilis di Halaman Polres Lampung Selatan, pada Selasa (5/4/2022).

Baca juga: Diupah Rp 3 juta Jadi Kurir Narkoba Antar Provinsi di Rejang Lebong, Berdalih Menghidupi Keluarga

Baca juga: Dapat Jatah Tiap Transaksi Rp 50 Ribu, Polda Bengkulu Ringkus Kurir Kaki Tangan Bandar Narkoba

"Jadi sesuai apa yang disampaikan. Tulisan yang ada di belakang (dibanner) itu ini merupakan jaringan internasional," kata AKBP Edwin dikutip dari tribunlampung.com.

Menurutnya, pihak kepolisian saat ini sudah mengetahui tersangka utamanya yang sebenarnya.

Namun untuk melangkah kesananya pihaknya sudah berkoordinasi dengan interpol.

Baca juga: Terlibat Kasus Peredaran Narkoba, Pasutri di Rejang Lebong Ditangkap Polisi 

Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran 100 Kilogram Lebih Narkoba Jaringan Malaysia, Tiga Tersangka Diamankan

"Kita coba berkoordinasi dengan interpol bagaimana cara membawa pulang tersangka," terangnya.

Edwin mengatakan pelaku orang indonesia yang tinggal di luar negeri.

"Pada prinsipnya tersangka itu orang orang Indonesia. Bukan orang luar negeri. TO nya adalah orang Indonesia. Yang tinggal di sana. Yang nggak pernah pulang," ujarnya.

"Kita menunggu yang bersangkutan pulang. Dia nggak merayakan lebaran," tegasnya.

Baca juga: BNNP Bengkulu Tangkap 6 Pelaku Terduga Penyalahgunaan Narkoba di Rejang Lebong

Baca juga: Hendak Transaksi Narkoba, Pengedar Sabu Dibekuk Polisi di Jalan

Edwin menambahkan, barang bukti narkoba jenis sabu seberat 97 kg tersebut berasal dari Pekanbaru, lalu dipecah di beberapa tempat sebelum berakhir di Banjarmasin

"Penyebaran untuk di Banjarmasin. Pada prinsipnya barang datang dari pekanbaru. dia dicecer begitu. Dari Pekanbaru ada yg dipecah di Palembang. Dari Palembang ada juga yang dipecah di Bandar Lampung. Dari Bandar Lampung ada lagi yang dipecah di Jakarta. Dipecah lagi di Surabaya. Lalu dipecah lagi di Banjarmasin. Mentok di Banjarmasin," katanya.

"Sebenernya di Banjamasin itu mereka pake alibi itu gudang Gula. Dari situ baru dipecah. Dari situ kita mengetahui tersangka dari palembang (perekrutnya)," katanya.

"Nah ini misalkan, kayak mereka semua ini ditangkep. Nanti ada yang mencari orang baru. Nah yang dari Palembang-Jabar itu yang mencarikan," pungkasnya.

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved