Mahasiswa Asal Indonesia Ini Curhat Pilu Jalani Puasa Ramadan Negeri Paman Sam

Mahasiswa asal Indonesia ini ceritakan pengalaman dirinya berpuasa di negeri Paman Sam Amerika Serikat.

Editor: Hendrik Budiman
Istimewa/Diki Rizaldi
Diki Rizaldi (paling depan) saat bersama teman-temannya di Amerika Serikat. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Mahasiswa asal Indonesia ini ceritakan pengalaman dirinya berpuasa di negeri Paman Sam Amerika Serikat.

Mahasiswa itu bernama Diki Rizaldi asal Lenggang, Belitung Timur saat ini sedang mengenyam pendidikan di Amerika Serikat.

Diki menuturkan suasana Ramadan 1443 Hijriah di sana berbeda dengan di Indonesia.

Baca juga: Cerita Mahasiswa Indonesia Berpuasa 15 Jam Saat Ramadan di Amerika Serikat

Apalagi, kata Diki saat ini suhu di sana di antara 0-10 derajat celcius sehingga harus berpuasa sambil kedinginan.

Terlebih karena di sana masyarakatnya banyak yang tidak puasa sehingga dia merasa beribadah sendirian.

Baca juga: Yuk Kenali Penyebab Ngantuk Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

"Tapi Alhamdulillah di sini ada komunitas muslim dan ada satu masjid yang memang khusus untuk beribadah bagi umat muslim. Di sini saya bertemu dengan saudara muslim dari seluruh dunia seperti negara-negara di Afrika, Timur Tengah, bahkan dari Amerika sendiri. Hari ini kami bakal buka puasa bersama teman-teman komunitas," kata Diki dikutip dari BangkaPos.com, Rabu (6/4/2022).

Mereka bertanya letak geografis Indonesia, populasi muslimnya, dimana dia tinggal, bagaimana puasa di Indonesia, hingga suhu di Indonesia seperti apa.

Baca juga: Bulan Puasa Sepasang Kekasih di Madiun Asyik Berzina, Video 30 Detiknya Viral di Media Sosial

"Saat saya cerita tentang puasa di Indonesia saya langsung rindu berat dengan kekhasan berpuasa khususnya di Belitung Timur. Pilihan kue berbuka sangat beragam hingga minumannya. Kangen banget," kata lulusan SMK Negeri 1 Manggar itu.

Untuk mengatasi kerinduan itu, dia biasanya masak sendiri di tempat tinggalnya.

Baca juga: Menu Sehat Berbuka Puasa dan Sahur Selama Bulan Ramadhan 2022

Selain mengobati kerinduannya, dia juga bisa berhemat.

"Selain juga karena lidah saya juga belum terbiasa dengan makanan Amerika meskipun sudah delapan bulan di sini," kata Diki.

Baca juga: Resep Ikan Pais Makanan Khas Bengkulu Cocok Buat Menu Berbuka Puasa

Dalam mengisi aktivitas puasanya, Diki bilang mereka sering bercerita tentang negara masing-masing.

Dia sendiri mengatakan banyak yang tertarik tentang Indonesia saat tahu Diki berasal dari sana.

Baca juga: 5 Wisata Kuliner Seafood di Bengkulu Dijamin Cocok Sebagai Menu Buka Puasa Ramadhan 2022

Mahasiswa asal Indonesia ceritkan pengalamannya berpuasa selama 15 jam saat bulan Ramadan.

Mahasiswa Hospitality Management di Kirkwood Community College itu harus menjalani ibadah puasa Ramadan di Negeri Paman Sam.

Diki mengatakan ia tinggal di Negara Bagian Iowa.

Di sana dia berpuasa sejak pukul 05.30 hingga berbuka pukul 19.30.

"Namun di akhir bulan puasa harus berpuasa lebih lama yakni 15-16 jam karena perubahan matahari terbenam," pungkasnya.


Artikel ini telah tayang di BabelNews.id

 

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved