Empat Tahun Menderita Pengapuran Tulang, Sunarni Butuh Uluran Tangan untuk Operasi Agar Bisa Jalan

Sunarni (52), di usianya yang belum masuk kategori lansia ini sudah menderita penyakit pengapuran tulang.

Penulis: Achmad Fadian | Editor: Yunike Karolina
Achmad/TribunBengkulu.com
Sunarni saat ditemui di rumahnya hanya bisa terduduk di kursi roda. Dia divonis menderita pengapuran tulang di kaki yang membuatnya tidak bisa jalan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Achmad Fadian

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sunarni (52), di usianya yang belum masuk kategori lansia ini sudah divonis dokter menderita penyakit pengapuran tulang.

Penyakit yang menggerogoti kaki kiri Sunarni membuatnya tak bisa berjalan.

Sejak 4 tahun terakhir, warga Kota Bengkulu yang tinggal di Jalan Merpati 5 Nomor 32 RT 16 RW 04 Kelurahan Rawa Makmur hanya bisa beraktivitas di rumah.

Keseharian pun dijalaninya tanpa suami karena sang suami sudah meninggal 2 tahun lalu. Meninggalkan Sunarni dan kedua anaknya

"Hidup saya kini hanya bergantung dengan anak. Dari menyiapkan makanan, baju, dan sebagainya. Anak pertama saya menyempatkan diri kesini, untuk mengurus saya. Tapi tidak bisa tinggal lama karena ada anak dan istrinya juga di rumah mereka sendiri," kata Sunarni sambil menitikan air mata.

Ditemui TribunBengkulu.com, dikediamannya yang sederhana, Kamis (7/4/2022), Sunarni menceritakan awal mula dia sampai divonis penyakit pengapuran tulang oleh dokter.

Dimulai saat Sunarni menemukan kakinya membengkak saat dia bangun tidur. Tanpa disadari Sunarni, lutut kakinya juga ikut membengkak dan merah. Jika berjalan akan terasa sakit.

Saat itu Sunarni pun belum tahu dia menderita penyakit apa. Sunarni hanya meminum obat yang diperolehnya dari berobat ke dokter umum setiap lututnya sakit.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved