UPDATE Kasus Dugaan Korupsi Kredit Yasa Griya BTN Bengkulu: Jaksa Sudah Periksa 15 Saksi

Kejari Bengkulu sudah memeriksa 15 orang saksi dalam kasus dugaan korupsi pemberian Kredit Yasa Griya (KYG) oleh BTN Bemngkulu.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
HO/TribunBengkulu.com
Kasi Intel Kejari Bengkulu, Riky Musriza 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu sudah memeriksa 15 orang saksi dalam kasus dugaan korupsi pemberian Kredit Yasa Griya (KYG) oleh Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Bengkulu kepada PT Rizki Pabitei tahun 2015-2020.


Kepala Kejari Bengkulu, Yunita Arifin melalui Kasi Intel Kejari Bengkulu, Riky Musriza mengatakan 15 saksi ini mayoritas berasal dari BTN Cabang Bengkulu.


"Kita juga sudah menyita dokumen, lebih kurang 20 dokumen. Yang jelas, sekarang masih dalam pengumpulan alat bukti dan saksi," kata Riky kepada TribunBengkulu.com, Kamis (7/4/2022).


Ditambahkan Riky, pihaknya juga akan segera memproses penghitungan kerugian negara dari kasus ini.


"Sehingga nantinya akan kita tetapkan tersangka. Kerugian negara dalam proses penghitungan," ujar Riky. 


Kasus ini sendiri bermula saat pemberian bantuan permodalan melalui KYG oleh BTN Cabang Bengkulu kepada PT Rizki Pabitei di tahun 2015-2020. Jumlah bantuan ini sendiri mencapai puluhan miliar.


Namun, diduga ada KKN dalam pemberian bantuan permodalan ini.


Dana tersebut kemudian digunakan PT Rizki Pabitei untuk membuat puluhan unit rumah di salah satu Kelurahan di Bengkulu.


Kemudian, terjadi gagal bayar tunggakan, sehingga lahan tersebut diduga dijual pengembang ke pihak lain, sehingga menimbulkan kerugian negara

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved