Hampir 2 Tahun Ijazah Sang Anak Ditahan, Orang Tua di Bengkulu Pasrah Tak Mampu Lunasi Uang Sekolah

Lagi lagi ada cerita dari warga Kota Bengkulu yang ijazahnya ditahan oleh pihak sekolah karena tidak mampu melunasi uang sekolah.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Potret keluarga Dimas Warga Kelurahan Surabaya, Kota Bengkulu yang tidak mampu menebus ijazah sejak tahun 2020 lalu, Jumat (8/4/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Lagi lagi ada cerita dari warga Kota Bengkulu yang ijazahnya ditahan oleh pihak sekolah akibat tidak mampu melunasi uang sekolah.

Kini giliran cerita dari pasangan Bapak Kailani dan Ibu Siti warga Kelurahan Surabaya Kota Bengkulu yang tidak mampu menebus ijazah anaknya, Dimas yang sudah lulus di salah satu SMK di Kota Bengkulu sejak tahun 2020 lalu.

Keluarga ini bahkan hanya tinggal menumpang di tanah milik salah satu tetangga jauh mereka yang sebelumnya merupakan mantan Ketua RT di tempat mereka mengontrak sebelumnya.

Dengan kondisi rumah berdinding papan dan lantai yang baru saja dilakukan pengerasan.

Dikatakan Kailani yang merupakan ayah dari Dimas, dirinya tak mampu lagi untuk membayar tunggakan uang sekolah anaknya karena pendapatannya yang sangat minim.

Ia hanya bekerja serabutan. Ada pekerjaan jika ada tetangga atau kerabat yang meminta jasa tenaganya.

"Kalau perbulan ditotalkan mungkin tidak sampai Rp 1 jutaan. Jadi paling hanya cukup untuk bertahan hidup saja,"  ungkap Kailani.

Apalagi disaat pandemi ini, diakui Kailani keadaan bahkan lebih sulit lagi untuk mendapatkan uang.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved