Setubuhi Gadis Berusia 12 Tahun, Mahasiswa di Yogyakarta Ini Klaim Dipaksa Oleh Korban

Oknum mahasiswa di Yogyakarta berinisial JN (21) yang meyetubuhi gadis berusia 12 tahun mengelak meski telah menjalani penyidikan.

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUNJOGJA.COM/ Miftahul Huda
Polisi memperlihatkan barang bukti tindakan pelecehan seksual anak di bawah umur oleh mahasiswa, Jumat (8/4/2022) 

TRIBUNBENGKULU.COM - Oknum mahasiswa di Yogyakarta berinisial JN (21) yang meyetubuhi gadis berusia 12 tahun mengelak meski telah menjalani penyidikan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Yogyakarta.

JN yang terbukti melakukan tindakan pelecehan seksual mengelak telah berhubungan badan dengan korban.

Bahkan JA mengklaim bahwa dialah yang dipaksa oleh korban untuk berhubungan intim.

Baca juga: Mahasiswa di Yogyakarta Tega Setubuhi Gadis yang Masih Berusia 12 Tahun

"Saya menyesal telah kenal dengan korban dan kami tidak pernah melakukan hubungan suami istri. Saya juga punya pacar. Saya waktu itu juga hanya diam dan korban yang gerak," kata JN dikutip dari Tribunjogya.com, Jumat (8/4/2022).

Pelaku JN terbukti telah menyetubuhi gadis yang masih berusiah 12 tahun.

Atas perbuatan itu pelaku JN harus berurusan dengan polisi.

Baca juga: Sudah Lama Jalin Hubungan, Tahu Korban Hamil Tersangka Paksa Korban Minum Obat Aborsi

Pasalnya, ia dilaporkan melakukan pelecehan gadis berusia 12 tahun asal Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta.

"Kejadian itu terjadi pada 16 Februari 2022 lalu. Saat itu korban berpamitan kepada orangtuanya untuk berangkat mengikuti bimbingan belajar ke rumah gurunya," kata Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Ipda Apri Sawitri.

Ipda Apri menjelaskan, kebetulan lokasi bimbingan belajar itu berdekatan dengan rumah tersangka.

Baca juga: Breaking News: Wanita Muda Asal Curup Tewas Setelah Upaya Aborsi, Pacar dan ASN RSUD Tersangka

Orangtua korban mulai panik sebab jam pembelajaran telah selesai namun korban tak kunjung pulang ke rumah.

"Sehingga orangtua korban berupaya menghubungi ponsel korban namun tidak diangkat," ujarnya.

Ia lantas menghubungi gurunya memberitahukan bahwa korban belum pulang ke rumah.

Baca juga: Heboh Dua Bocah Dibuang Orang Tuanya Sendiri di Pinggir Jalan, Begini Kondisinya Saat Ini

Padahal penuturan dari guru tersebut korban telah berpamitan untuk pulang ke rumah setelah pembelajaran selesai.

Orangtuanya kemudian berpesan kepaga guru pembimbing untuk mengecek ke rumah tersangka.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved