Tragedi Aborsi di Kepahiang

Fakta Baru Tragedi Aborsi di Kepahiang. Polisi: Tersangka Tiga Kali Coba Gugurkan Kandungan Korban

Penyidik Sat Reskrim Polres Kepahiang terus mendalami kasus aborsi yang menewaskan wanita muda berinisial AA (22), warga Curup Kabupaten Rejang Lebong

Panji/TribunBengkulu.com
Konferensi pers kasus aborsi di gedung Satreskrim Pokres Kepahiang, dipimpin Kapolres Kabupaten Kepahiang, AKBP Suparman dan Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Doni Juniansyah bersama jajaran satreskrim Polres Kepahiang, pada Jum'at (8/4/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Satu persatu fakta baru terungkap dari tragedi praktek aborsi di Kepahiang. Dari hasil penyelidikan penyidik Sat Reskrim Polres Kepahiang terkait kasus aborsi yang menewaskan AA (22) wanita muda asal Curup Kabupaten Rejang Lebong. 

Tersangka An (27), warga Kabupaten Bengkulu Utara yang sudah beristri dan anak ini sudah tiga kali mencoba menggugurkan janin yang dikandung korban. 

Hal ini diungkap Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Doni Juniansyah. 

"Sudah ketiga kalinya tersangka meminta korban mengkonsumsi obat ini dengan jumlah 6 tablet setiap upaya aborsi yang dilakukan dalam waktu lebih kurang 1 bulan terakhir ini," beber Iptu Doni Juniansyah kepada TribunBengkulu.com, pada Sabtu (9/4/2022). 

Doni menjelaskan, setiap tersangka meminta korban untuk mengkonsumsi obat aborsi tersebut, kondisi fisik korban menurun. 

"Tersangka meminta korban mengkonsumsi obat aborsi ini di tempat berbeda, ada yang di rumah korban dan hotel di kabupaten Kepahiang," ujar Doni Juniansyah. 


Ditambahkannya, pihak Sat Reskrim Polres Kepahiang sudah mengirimkan sampel dari jenazah korban ke Laboratorium Forensik Polda Sumatera Selatan. 


"Hasilnya masih ditunggu nanti jika sudah ada hasil akan dikabarkan," jelas Doni Juniansyah. 

Tragedi Aborsi di Kepahiang
Tiga tersangka kasus dugaan praktek aborsi yang menewaskan korban seorang wanita muda asal Curup Kabupaten Rejang Lebong


Seperti diketahui, Satreskrim Polres Kepahiang melakukan autopsi terhadap jenazah wanita muda berinisial AA (22) warga Curup Kabupaten Rejang Lebong. 


Sebelumnya, pada 6 April 2022 korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Kepahiang sekitar pukul 20.15 WIB, korban sempat dirawat di rumah sakit selama 3 hari. 


Korban dirawat, berawal saat sebelum bulan puasa korban diminta oleh tersangka AN (27) untuk mengkonsumsi obat aborsi sebanyak 6 tablet, yang dibeli tersangka AN dari RO (27), dan DE (36). 


Korban menyepakati hal tersebut, lantaran korban mengetahui tersangka AN memiliki istri dan 1 orang anak. 


Usai korban mengkonsumsi obat aborsi korban mengalami muntah-muntah dan dibawa ke RSUD Kepahiang untuk mendapatkan perawatan. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved