Hampir 1 Tahun Tidak Bisa Berjalan Normal, Warga Kota Bengkulu Ini Butuh Modal untuk Beternak Lele

Pak Erwin (58), di usianya yang belum masuk kategori lanjut usia hanya bisa mengandalkan belas kasih anaknya untuk makan sehari-hari.

Penulis: Achmad Fadian | Editor: Yunike Karolina
Achmad/TribunBengkulu.com
Erwin warga Kota Bengkulu ini butuh bantuan untuk modal beternak ayam dan lele. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Achmad Fadian

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pak Erwin (58), di usianya yang belum masuk kategori lanjut usia hanya bisa mengandalkan belas kasih anaknya untuk makan sehari-hari.

Kedua kaki dan satu tangannya patah akibat kecelakaan. Sehingga tidak memungkinkan bagi Pak Erwin untuk berkegiatan seperti orang normal lainnya.

Ditemui di rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan Timur Indah Ujung RT 10, RW 04, No 67, Kelurahan Timur Indah, Singaran Pati, Erwin menceritakan kisah hidupnya termasuk kecelakaan yang menyebabkan kedua kakinya tidak bisa berjalan normal.

Saat itu di Jalan Gunung Kepahiang pada tanggal 26 April 2021 lalu, ia membawa mobil Pikap untuk membeli mesin air di Curup karena harganya murah di sana.

Ketika mau pulang, dari Kepahiang - Bengkulu, naasnya ia terlibat tabrakan dengan mobil.

"Saya tabrakan dengan mobil juga, dibawa ke rumah sakit di Bengkulu. Akibat kecelakaan kedua kaki saya patah," ujar Pak Erwin kepada TribunBengkulu.com, Minggu (10/4/2022).

Ketika itu, Erwin berusaha untuk sembuh. Ia berobat ke tukang urut tradisional selama tiga bulan, sekali di urut uang yang dikeluarkan Rp 100.000. Dalam satu bulan bisa sampai tiga kali berurut.

Lantaran tidak ada biaya lagi, Erwin pun harus menghentikan pengobatan tradisional.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved