Suami Bunuh Istri di Rejang Lebong

Rekonstruksi Kasus Vini Dibunuh Suami Akan Digelar Minggu Depan

Polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait kasus pembunuhan yang menimpa ibu muda Nova Anjar Sarah alias Vini (27)

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Kanit PPA Satreskrim Polres Rejang Lebong, saat ditemui TribunBengkulu.com di ruangannya di gedung satreskrim polres Rejang Lebong, pada Jum'at (15/4/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait kasus pembunuhan yang menimpa ibu muda Nova Anjar Sarah alias Vini (27) warga Desa Air Apo Kecamatan Binduriang.

Kanit PPA Satreskrim Polres Rejang Lebong, Aiptu Desi Oktavianti mengatakan saat ini kita masih melakukan pemberkasan terkait kasus ini.

"Minggu depan kita rencana akan melakukan rekonstruksi atau reka ulang, untuk melengkapi berkas perkara," kata Aiptu Desi Oktavianti, saat ditemui di ruangannya di gedung Satreskrim Polres Rejang Lebong, pada Jum'at (15/4/2022).

Ia menuturkan dari keterangan saksi-saksi korban saat itu sudah membawa pakaiannya ke rumah orang tuannya.

Baca juga: Kejari Rejang Lebong Siapkan 2 Jaksa untuk Tangani Kasus Vini Dibunuh Suami

Baca juga: Tragedi Vini Dibunuh Suami: Polres Rejang Lebong Sudah Periksa 10 Saksi, Masih Pakai Pasal KDRT

"Korban berencana mau pergi ke Jakarta setelah membawa pakaiannya dan pergi ke rumah ibunya," ujar Aiptu Desi Oktavianti

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong, telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Rejang Lebong, pada Jum'at (8/4/2022).

Baca juga: Kepala Dinas P3AKB: Kasus Vini Harus Disikapi Serius, Gencar Sosialisasi KDRT

Baca juga: Sebelum Meninggal, Vini Sempat Bercerita Ingin Merantau ke Jakarta ke Ibunya

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Rejang Lebong, Bertha Camelia mengatakan SPDP ini dikirmkan oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rejang Lebong.

"Tertanggal 29 maret 2022 kemarin kami telah menerima SPDP atas nama tersangka Apik Reliko, dalam SPDP tersangka di sangkakan pasal 44 Undang-undang nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga," kata Bertha Camelia, saat ditemui di ruang Pidana umum Kejari Rejang Lebong, pada Jum'at (8/4/2022).

Baca juga: Ibu Vini Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Mati: Saya Tak Terima Kalau hanya Pasal KDRT

Baca juga: Keluarga Vini, Korban Pembunuhan Suami Sendiri di Rejang Lebong Gelar Tahlilan

Bertha menerangkan, Kepala Kejaksaan Negeri Rejang Lebong telah menerbitkan surat perintah penunjukkan Jaksa Penuntut Umum untuk mengikuti perkembangan penyidikan.

"Untuk Jaksa penuntut umum kita tunjuk 2 orang dalam perkara ini, Jaksa Nurdiyanti dan Jaksa Dwina," ujar Bertha Camelia

Lebih lanjut Bertha menjelaskan, hingga hari ini 8 April pihaknya belum menerima berkas perkara untuk dilakukan P-18 dan P- 19 nantinya.

Baca juga: Cegah Kasus Vini Terulang Lagi, Kriminolog: Jangan Menganggap KDRT sebagai Hal Normal

"Jika nanti Kami sudah menerima berkas perkara, akan kami teliti, kalau ditemukan adanya fakta baru maka kami akan menyangkakan pasal baru untuk tersangka," jelas Bertha Camelia

Sebagai informasi, Polres Rejang Lebong Bengkulu sudah memeriksa 10 orang saksi terkait kasus Vini yang dibunuh suami.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved