Kakak Ipar Jahat, Rudapaksa Adik Istri Berkali-kali Sejak Korban Berusia 10 Tahun

Seorang kakak ipar yang tega melakukan rudapaksa adik dari istrinya sendiri berulang kali sejak korban berusia 10 tahun.

Editor: Hendrik Budiman
Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
Petugas Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon saat memeriksa ROP di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (16/4/2022). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang kakak ipar yang tega melakukan rudapaksa adik dari istrinya sendiri berulang kali sejak korban berusia 10 tahun.

Kasus bejat tersebut dilakukan seorang pria di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Terduga pelaku dilaporkan adalah ROP (31), sementara korbannya adik iparnya sendiri yang masih dibawah umur.

Pelaku meniduri korban berulang kali dengan modus memberikan ancaman.

ROP mengancam akan membunuh korban jika berani buka suara dan melapor soal aksi bejat pelaku.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton mengatakan, aksi itu terbongkar setelah ibu korban melapor ke Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon.

Menurutnya, pelapor merasa curiga terhadap sikap keseharian korban sehingga menanyakan dan memintanya untuk bercerita.

"Korban sempat tidak terbuka karena diancam dibunuh oleh tersangka," kata Anton sdikutip dari TribunJabar.id, Sabtu (16/4/2022).

Dia mengatakan, korban akhirnya menceritakan perbuatan bejat tersangka sehingga ibunya langsung melapor ke Satreskrim Polresta Cirebon.

Berbekal laporan itu, pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil menangkap ROP pada awal bulan ini untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Ancaman pembunuhan dari tersangka membuat korban ketakutan sehingga tidak bercerita ke orang lain mengenai pemerkosaan tersebut," kata Anton.

Anton menyampaikan, tersangka pertama kali merudapaksa korban yang masih berusia 10 tahun pada 2018 dan berulang hingga 2021.

Korban yang kini berusia 14 tahun tersebut tinggal di satu rumah dengan tersangka.

"Tersangka menodongkan pisau ke leher korban dan mengancam jika menceritakan kejadian tersebut maka akan dibunuh," ujar Anton.

ROP tampak hanya tertunduk lesu saat menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon.

Dia lancar menjawab pertanyaan yang diberikan petugas.

ROP mengaku menyesal telah merudapaksa adik iparnya hingga berkali-kali.

Mengenai jumlah pastinya, dia lupa karena sudah terlalu sering.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved