Maspro Jilid II

"Dulur Kito" Tokoh Sumbagsel Erick Thohir Bersama 5 Gubernur Sepakat Majukan Aglomerasi Sumbagsel

Menteri BUMN Erick Thohir yakin Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi yang penting namun harus punya roadmap sendiri.

Editor: Yunike Karolina
Maspro Sumbagsel mengadakan Seminar Membangun Aglomerasi Sumbagsel Jilid II dengan tema Meneguhkan Komitemen "Dulur Kito" dalam Mengakselerasi Konektivitas Darat - Laut Antar 5 Provinsi Se Sumbagsel Untuk Nusantara - Indonesia. 

Menurut Erick Thohir, Indonesia Investment Authority (INA) bersama kementerian memberikan solusi, ketika jalan tol tidak lagi berdasarkan hutang tapi investasi. Karena harus menekan beban hutang.

Bahkan menurutnya, INA sudah bertransaksi untuk tol Sumatera dan Jawa sebesar Rp 39 triliun yang diharapkan dengan kesehatan HK dan Waskita bisa meneruskan jalan tol lain yang ada di Sumatera. Karena kalau mau berhutang berat sekali, namun karena hutang turun dengan investasi maka jalan tol bisa dikembangkan lagi.

"Kita perlu meningkatkan peran swasta yang besar, 1/3 dorongan ekonomi nasional. Memang saat Covid-19 BUMN dan Pemerintah pusat, tapi kedepan harus dikejar lagi supaya pertumbuhan ekonomi yang kita harapkan bisa terus diatas 5 persen terlepas inflasi kita ketika harga-harga naik karena banyak import," katanya

Menurutnya, inflasi tidak boleh lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi. Maka ini yang harus dijaga. Perlu bekerjasama saling merajut tanpa harus menyalahkan. Karena ini solusi yang penting untuk semua.

"Inilah Keluarga kita Sumbagsel. Dimana para bupati dan gubernur bersatu dan memberikan solusi.
Maspro ditantang apa hasil yang didapatkan dan apa implementasi kongkrit dari masing-masing keputusan yang diambil dari seminar jilid II ini," katanya

Sementara itu Budi Karya Sumadi yang merupakan Wong Palembang mengatakan, bahwa ia mengapresiasi terhadap Maspro yang telah mengadakan event seperti ini.

"Ini harus dilakukan terus dan saya sepakat Sumbagsel akan bangkit menjadi salah satu bagian dari tanah air yang memberikan kontribusi yang baik. Itulah doa kita dan semoga dikabulkan," katanya

Sedangkan Basuki Hadimuljono yang pernah tinggal dan sekolah di Sumsel mengatakan, bahwa ia mendukung Sumbagsel untuk berkembang kedepan.

"Sumbagsel akan kita jadikan sapu lidi yang kuat. Saya harapkan dari kegiatan ini ada laporan hasil yang didiskusikan," pesannya.

Sementara itu dalam seminar Jilid II Maspro kali ini dihadir langsung lima gubernur di Sumbagsel yaitu Herman Deru Gubernur Sumatera Selatan, Erzaldi Rosman Gubernur Bangka Belitung, Arinal Djunaidi Gubernur Lampung, Al Haris Gubernur Jambi, dan Rohidin Mersyah Gubernur Bengkulu.

Turut hadir bupati dan walikota di lima Provinsi se Sumbagsel Musa Ahmad, Bupati Lampung Tengah, Dawam Rahardjo Bupati Lampung Timur,
Dendi Rahmadona Bupati Pesawaran,
Agus Istiqlal Bupati Pesisir Barat,
Sujadi Saddat Bupati Pringsewu, Dewi Handajani Bupati Tanggamus, Winarti, Bupati Tulang Bawang, dan Raden Adipati Surya Bupati Way Kanan.

Lalu Popo Ali Martopo Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Lanosin Hamzah Bupati Ogan Komering Ulu Timur, Heri Amalindo Bupati Penukal Abab Lematang Ilir, dan Prana Putra Sohe Wali Kota Lubuk Linggau.

Kemudian Kopli Ansori Bupati Lebong, Sapuan Bupati Mukomuko, Gusnan Mulyadi Bupati Bengkulu Selatan,
Hidayatullah Sjahid Bupati Kabupaten Kepahiang, Syamsul Effendi Bupati Rejang Lebong, Lismidianto Bupati Kaur dan Ferry Ramli Bupati Bengkulu Tengah.

Ada juga Tantowi Yahya sebagai perwakilan dari Maspro Sumbagsel, Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna. dan moderatornya Helmy Yahya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved