Pembunuhan di Lebong

Kesaksian Pemenggal Kepala Paman: Badan Ini Ngejut, Seperti Ada yang Mengendalikan Saya

AG (21) sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan sadis terhadap pamannya sendiri di Desa Tik Kuto Kabupaten Lebong.

PANJI DESTAMA
Tersangka AG, pemenggal kepala paman di Desa Tik Kuto Lebong. 

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – AG (21) sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan sadis terhadap pamannya sendiri di Desa Tik Kuto Kabupaten Lebong.
 
Diberitakan sebelumnya, AG membunuh pamannya sendiri Hermansyah dengan sadis, Jumat (22/4/2022).
 
AG memenggal kepala Hermansyah sampai terpisah dari tubuhnya.
 
Usai membunuh pamannnya dengan kejam, dia seperti tak berdosa dan kembali melanjutkan pekerjaannya mencari rumput untuk kambing peliharaannya.
 
Kepada penyidik AG sempat mengaku dirinya membunuh pamannnya itu secara tiba-tiba.
 
Ini dipicu karena dia kehilangan handphone dan menduga pamannnya yang mengambilnya.
 
Namun AG juga mengaku dia seperti mendapat dorongan aneh saat membunuh pamannnya itu.
 
“Seperti ada yang menarik saya pak. Entah apa,” kata AG.
 
AG juga mengatakan dia menebas kepala pamannnya itu dari belakang saat pamannnya tak awas.
 
“Dalam pikiran aku seperti dikendalikan orang,” katanya.

 

Rumah Duka

Ssaat ini pihak keluarga sudah menggelar tahlilan di rumah korban. 

 

Saat TribunBengkulu.con mendatangi rumah duka korban di Desa Tik Kuto, tenda dengan kain berwarna hijau telah di pasang untuk menggelar tahlilan hari ke 2, pada Sabtu (23/4/2022). 


Di kedua sudut jalan juga telah ditaruh papan bertuliskan Hati-hati ada musibah, lalu TribunBengkulu.com bertemu dengan orang tua AG dan Istri korban. 

 

Di sana suasana keluarga masih terpuruk dan berselimut duka, tidak banyak bicara keluarga di sana, namun saat bercerita tentang korban dan pelaku, keduanya menangis. 


Lalu salah seorang anak korban mendatangi TribunBengkulu.com, sembari menggendong anaknya. 


"Maaf Pak bukan kami tak mau memberi keterangan, kami sedang berduka," kata Anak Korban


Sementara itu, Kepala Desa Nashil Yani mengatakan, hari ini tahlilan ke 2 jam 17.00 di rumah duka. 


"Nanti doa di rumah, terus buka puasa sama-sama," ujar Nashil Yani

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved