Pemenggal Paman di Lebong Dikenal Baik dan Aktif di Kegiatan Kepemudaan

AG (21) warga Desa Tik Kuto, Kecamatan Rimbo pengadang, yang merupakan tersangka dalam kasus pembunuhan sadis sang paman ternyata dikenal baik.

Panji/TribunBengkulu.com
AG tersangka pembunuhan sadis di Lebong ternyata dikenal baik dan aktif di kegiatan kepemudaan 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - AG (21) warga Desa Tik Kuto, Kecamatan Rimbo Pengadang, yang merupakan tersangka dalam kasus pembunuhan sadis sang paman, ternyata dikenal baik dan aktif di kegiatan kepemudaan. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Tik Kuto, Nashil Yani, yang juga merupakan tetangga dari korban dan pelaku. 

"Sepengetahuan saya dia (tersangka) ini dikenal baik, orang-orang seumuran dia itu jarang ke masjid karena masih remaja, kecuali dia (tersangka). Dia juga aktif di masjid," kata Nashil Yani kepada TribunBengkulu.com saat diwawancarai di rumahnya, Minggu (24/4/2022).

Nashil menambahkan, selain aktif sebagai anggota risma di masjid Desa Tik Kuto, tersangka juga aktif di kegiatan kepemudaan di desa. 

"Tarawih serta kegiatan-kegiatan risma di masjid aktif, dia (tersangka) juga aktif di kegiatan kepemudaan di desa ini," ujar Nashil Yani. 

Hermansyah Dikenal Sederhana dan Aktif Bermasyarakat

Sementara itu, korban sang paman Hermansyah (56) warga Tik Kuto, Kecamatan Rimbo pengadang, Kabupaten Lebong yang tewas di tangan keponakan sendiri berinisial AG (21) dikenal sederhana di lingkungan Desa Tik Kuto.

Seperti diberitakan sebelumnya Hermansyah tewas dengan cara sadis karena kepalanya dipenggal keponakannya sendiri.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Tik Kuto, Nashil Yani yang rumahnya hanya berjarak lebih kurang 10 meter dengan rumah korban.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved