Pembunuhan di Lebong

Tingkah Berubah Sejak 2 Bulan Terakhir, Pemenggal Paman Sempat akan Dibawa ke RSJKO

(21) tersangka kasus pembunuhan sadis, pemenggalan paman di Desa Tik Kuto, Kecamatan Rimbo Pengadang, sempat akan dibawa ke RSJKO.

Panji/TribunBengkulu.com
AG tersangka pembunuhan sadis di Lebong sempat akan dibawa ke RSJKO Bengkulu karena tingkah nyelenehnya sejak 2 bulan terakhir ini. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - AG (21) tersangka kasus pembunuhan sadis, pemenggalan paman di Desa Tik Kuto, Kecamatan Rimbo Pengadang, sempat akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Ketergantungan Obat (RSJKO) Bengkulu.

Dijelaskan oleh Kepala Desa Tik Kuto, Nashil Yani, keluarga tersangka AG ini, sempat mengurus kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk tersangka berobat ke RSJKO Bengkulu. 

"2 Bulan terakhir tersangka berubah tingkahnya dan perkataannya nyeleneh," kata Nashil Yani kepada TribunBengkulu.com, pada Minggu (24/4/2022).

Lebih lanjut Nashil menerangkan, tersangka AG sudah menjalani pengobatan secra tradisional di desa. 

"Sudah beberapa kali tersangka diobatin secara dusun, dan rencananya tersangka akan dibawa ke Bengkulu selepas lebaran nanti," ujar Nashil Yani. 


Tersangka Aktif Kegiatan Kepemudaan

Sementara itu AG (21) warga Desa Tik Kuto, Kecamatan Rimbo Pengadang, yang merupakan tersangka dalam kasus pembunuhan sadis sang paman, ternyata dikenal baik dan aktif di kegiatan kepemudaan. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Tik Kuto, Nashil Yani, yang juga merupakan tetangga dari korban dan pelaku. 

"Sepengetahuan saya dia (tersangka) ini dikenal baik, orang-orang seumuran dia itu jarang ke masjid karena masih remaja, kecuali dia (tersangka). Dia juga aktif di masjid," kata Nashil Yani kepada TribunBengkulu.com saat diwawancarai di rumahnya, Minggu (24/4/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved