Lemang Bambu Yusnaini Sudah Ada Sejak 1984, Berikut Proses Pembuatan Kuliner Khas Bengkulu Ini

Lemang salah satu kuliner khas di Bengkulu. Di bulan Ramadan dan jelang lebaran, menjadi makanan favorit yang dicari.

Penulis: Kartika Aditia | Editor: Yunike Karolina
Kartika/TribunBengkulu.com
Prose pembuatan Lemang Bambu, kuliner khas Bengkulu di Jalan Adam Malik, Kota Bengkulu, Selasa (26/4/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Kartika Aditia

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Lemang salah satu kuliner khas di Bengkulu. Di bulan Ramadan dan jelang lebaran, menjadi makanan favorit yang dicari.

Di Bengkulu, ada salah satu tempat pembuatan lemang yang sudah ada sejak tahun 1984.

Hal itu diungkapkan oleh Yusnaini (70) selaku pembuat lemang. Ia mengaku bahwa usaha lemang tersebut sudah dilakukannya selama 38 tahun.

Dia juga mengatakan usaha tersebut adalah usaha keluarga.

"Cuman keluargo ajo, anak-anak. Dak nyo yang lain," ujar Yusnaini kepada TribunBengkulu.com, Selasa (26/4/2022).

Yusnaini juga mengungkapkan, dalam sehari selama bulan Ramadan saja ia bisa memproduksi sekitar 60 bambu.

Lemang bambu yang dimasak dengan cara dibakar
Lemang bambu yang dimasak dengan cara dibakar (Kartika/TribunBengkulu.com)

Namun jika dihari biasa ia hanya memproduksi sekitar 40 lemang bambu.

Untuk harganya sendiri berbeda tergantung dari ukuran bambu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved