Pelayanan Vaksinasi Buka Lagi Setelah Lebaran, Capaian Vaksinasi Dosis Pertama Sudah 92 Persen

Pelayanan masal vaksinasi Covid-19 di Provinsi Bengkulu untuk sementara berhenti dulu selama musik libur lebaran Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Penulis: Beta Misutra | Editor: M Arif Hidayat
Beta Misutra/Tribunbengkulu.com
Salah satu pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Bengkulu beberapa waktu yang lalu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pelayanan masal vaksinasi Covid-19 di Provinsi Bengkulu untuk sementara berhenti dulu selama musik libur lebaran Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni pelayanan vaksinasi masal akan dibuka kembali nanti setelah masa libur lebaran telah berakhir.

"Tapi walaupun pelayanan masal tutup, pelayanan yang sifatnya posko tetap dibuka dan masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan dari situ," ungkap Herwan.

Apabila memang sifatnya penting dan urgent maka tentunya masyarakat bisa mendapatkan pelayanan di posko-posko kesehatan yang ada. Termasuk juga di beberapa Fasilitas Kesehatan (Faskes) lainnya yang tetap disiagakan selama musim libur lebaran tahun ini.

"Beberapa Puskesmas juga masih ada yang melayani, termasuk juga Faskes lainnya seperti rumah sakit," katanya.

Sementara itu Herwan menyebutkan, sampai dengan saat ini capaian vaksinasi untuk dosis pertama di Provinsi Bengkulu sudah mencapai 92 persen.

Sehingga diyakini pada tahun ini  capaian vaksinasi dosis pertama ini akan mencapai 100 persen atau paling tidak mendekati 100 persen.

"Sedangkan untuk dosis kedua kita Provinsi Bengkulu sudah mencapai 72 persen dan vaksinasi booster atau dosis ketiga sudah mencapai 11 persen," ujar Herwan.

Untuk diketahui capaian vaksinasi tertinggi saat ini untuk dosis pertama ada di Kabupaten Bengkulu Tengah Yang sudah mencapai 101,17 persen dan terendah ada di Seluma dengan capaian 88,77 persen.

"Namun untuk dosis pertama ini rata rata sudah diatas 90 persen kecuali Seluma dan Mukomuko yang masih di angka 88 dan 89 persen," ungkap Herwan.

Sedangkan untuk dosis kedua rata-rata sudah berada pada angka diatas 70 persen, bahkan Bengkulu Tengah sudah mencapai 81 persen. Namun ada juga yang masih rendah, yakni Kabupaten Mukomuko yang masih pada angka 59,94 persen dan Seluma 69,33 persen.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved