Cerita Cadi, Penjual Es Cendol di Lebong yang Kecipratan Rezeki dari Peziarah

Cadi (68) penjual es cendol yang biasa mangkal di kawasan pasar Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Lebong Sakti memanfaatkan momen tradisi ziarah kubur.

Panji/TribunBengkulu.com
Cadi penjual es cendol yang berjualan di depan TPU Desa Ujung Tanjung 1 Kecamatan Lebong Sakti, Selasa (3/5/2022), kecipratan rezeki dari peziarah. 

 Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Cadi (68) penjual es cendol yang biasa mangkal di kawasan pasar Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Lebong Sakti, Lebong memanfaatkan momen tradisi ziarah kubur saat lebaran.

Ia pindah lokasi mangkal dan berjualan di depan Tempat Pemakanan Umum (TPU) Desa Ujung Tanjung 1.

Keputusan yang Candi ambil pun membuahkan hasil. Ia bisa meraup rezeki dari para peziarah.

"Karena Lebaran saya pindah lokasi jualan mas. Alhamdulillah mas saat saya pindah lokasi jualan di depan TPU, rame di datangi peziarah dari berbagai daerah," kata Cadi sembari menyiapkan es Cendolnya, Selasa (3/5/2022). 

"Ada yang dari Bengkulu Utara, Kota Bengkulu, ada juga yang dari Jakarta. Sebelum ziarah mereka membeli Cendol saya dulu," sambung Cadi.

Cadi menceritakan saat berjualan di pasar, ia memperoleh omset hanya sekitar Rp 500 ribu tapi saat pindah berjualan di depan TPU, penghasilan Cadi bisa sampai Rp 1 juta lebih. 

"Tadi ada rombongan 3 mobil datang pesan 80 bungkus. Saya tidak sanggup buatnya," ucap Cadi.

Bahkan, Cadi sempat beberapa kali harus pulang ke rumah untuk mengambil stok jualannya yang habis. 

"Kalau santan 15 buah kelapa untuk saya jualan, gula aren 8 kilogram. Cendol buat sendiri," jelas Cadi. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved