Perajin Gula Aren di Rejang Lebong Raup Untung saat Libur Lebaran 2022

Perajin gula aren di Kabupaten Rejang Lebong, Ridwan (56) warga Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur kebanjiran pesanan. 

Panji/TribunBengkulu.com
Ridwan perajin gula aren di Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (5/5/2022). 

 Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Perajin gula aren di Kabupaten Rejang Lebong, Ridwan (56) warga Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur kebanjiran pesanan. 

Ia menceritakan di hari-hari biasa sebelum libur lebaran ini dalam seminggu dapat menjual gula aren sebanyak 300 kilogram. 

"Saat libur lebaran di tahun ini, bisa sampa 500 kilogram," kata Ridwan sembari mengaduk gula aren cair di belakang rumahnya, Kamis (5/5/2022).

Lanjut Ridwan, setiap pagi ia sudah mengambil air nira di pohon arennya sendiri. Ridwan memiliki lebih dari 400 pohon aren. 

"Kalau pagi biasanya 75 liter air nira, sore panen lagi 30 liter, ngambil airnya di dekat pelepah pohon aren kalau bagian atas itu buahnya kolang-kaling," ucap Ridwan

Ridwan mengatakan, dalam sehari ia membutuhkan 75 liter yang dicampur dengan minyak goreng sebanyak 1 sendok makan. 

"Satu jam mengaduk gula aren cair ini, nanti disalin ke wadah lagi, lalu di masukan ke tempurung kelapa dan ditunggu selama 30 menit," ujar Ridwan 

Untuk 1 liter minyak goreng dapat digunakan selama 10 hari.

Ridwan menambahkan pembeli gula arennya dari berbagai daerah.

"Ada yang dari Pekan Baru, Sumatera Selatan, Padang, Bangka paling jauh dari Lombok pernah, namun peminat gula aren ini banyaknya di Jambi," jelas Ridwan.

Ridwan menceritakan, usaha ini sudah ada sejak neneknya terdahulu, dan sudah turun temurun. 

"Kalau saya sendiri dari menikah dulu. Ada sekitar 35 tahun usaha gula aren ini," tuturnya

Selain menjual gula aren, Ridwan juga menjual bibit pohon aren serta kolang-kaling saat puasa kemarin. 

"Produk lain juga ada gula semut yang dijual Rp 40.000 per kilogram. Kalau gula aren Rp 16.000 per kilogram," ungkapnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved