Selama Libur Lebaran, Polres Rejang Lebong Tidak Ada Laporan Kejadian Menonjol Termasuk Laka Lantas

Selama Libur Lebaran 2022, dari hari H Lebaran hingga H+6, Polres Rejang Lebong belum menerima adanya laporan kejadian menonjol dan kecelakaan Lalu-l

Panji/Tribunbengkulu.com
Kapolres Rejang Lebong, AKBP Tonny Kurniawan Saat mengecek Pos Pelayanan di Jalan lintas Bengkulu-Sumatera Selatan, di Desa Pelalo Kecamatan Sindang Kelingi, pada Sabtu (7/5/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Selama Libur Lebaran 2022, dari hari H Lebaran hingga H+6, Polres Rejang Lebong belum menerima adanya laporan kejadian menonjol dan kecelakaan Lalu-lintas di wilayah hukumnya. 


Kapolres Rejang Lebong, AKBP Tonny Kurniawan saat mengecek pos pelayanan di jalan lintas Bengkulu-Sumatera selatan, di Desa Pelalo Kecamatan Sindang Kelingi. 


"Dari hasil pantauan dan posko selama libur Lebaran untuk situasi kamtibmas seperti tindak kriminal dan kejadian menonjol belum ada," kata AKBP Tonny Kurniawan, saat diwawancarai di Pos pelayanan Desa Pelalo, pada Sabtu (7/5/2022) 


Tonny menambahkan, selain situasi kamtibmas yang aman pihaknya juga belum menerima laporan adanya kecelakaan lalu-lintas. 


"Untuk di wilayah hukum Polres Rejang Lebong belum ada laporan kecelakaan lalu-lintas selama libur Lebaran ini," ujar AKBP Tonny Kurniawan


Diberitakan sebelumnya, Kasat Lantas Polres Rejang Lebong AKP Radian Andi Pramoto, mengatakan belum adanya laporan kejadian kasus lakalantas yang terjadi di wilayah itu saat malam takbiran hingga saat ini, menunjukkan hal yang positif dan menandakan mulai tingginya kesadaran masyarakat untuk mematuhi tertib berlalu lintas.


"Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas, pihaknya sudah mendirikan pos pelayanan di sejumlah lokasi rawan kecelakaan dan kemacetan lalu lintas yang berada di beberapa kawasan wisata terutama di sepanjang Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau," ujar AKP Radian Andi Pratomo


Radian menjelaskan, kendaraan pengunjung wisata dilarang parkir di bahu jalan lintas, hal ini berpotensi menimbulkan kemacetan serta kecelakaan lalu lintas. 


"Di tempat-tempat tersebut pihaknya melakukan penjagaan dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan," jelas AKP Radian Andi Pratomo


Radian juga menjelaskan, beberapa lokasi wisata yang menjadi perhatian pihaknya ini di kawasan wisata Danau Mas Harun Bastari (DMHB), di Kecamatan Selupu Rejang, kemudian Pemandian Suban Air Panas dan Tebing Suban di Kecamatan Curup Timur.


"Hingga saat ini arus kendaraan yang masuk dan keluar Kabupaten Rejang Lebong masih lancar walaupun padat merayap. Diperkirakan H+3 pengunjung yang datang ke tempat-tempat wisata di Rejang Lebong akan meningkat, sehingga harus diantisipasi agar tidak terjadi kemacetan lalu lintas," Tutupnya


Sebelumnya, Polres Rejang Lebong mendirikan enam pos lebaran di wilayah itu diantaranya untuk pos pelayanan (Posyan) di kawasan Pasar Bang Mego Curup, Posyan di obyek wisata Pemandian Suban Air Panas dan Tebing Suban serta di kawasan wisata DMHB.


Sedangkan untuk Pos Pengamanan (Pospam) didirikan di Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumsel yakni di perbatasan di Desa Tanjung Sanai, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), kemudian Pospam Kontainer di Desa Taba Padang Kecamatan Binduriang dan Pospam Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved