Aksi Begal

8 Begal Serang Anggota TNI di Kebayoran Baru Diringkus, 1 Pelaku Lebih Dulu Diamankan Anggota TNI

Sebanyak 8 kawanan pelaku begal yang menyerang dua anggota TNI AD di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Editor: Hendrik Budiman
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
Salah satu pelaku begal bernama M. Rizky yang langsung ditangkap setelah melakukan aksinya ke dua prajurit TNI. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sebanyak 8 kawanan pelaku begal yang menyerang dua anggota TNI AD di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Satu orang pelaku lebih dulu ditangkap oleh dua prajurit TNI tersebut ke Polsek Metro Kebayoran Baru setelah terjatuh saat hendak melarikan diri.

Identitasnya pun sudah diketahui. Pelaku itu bernama M. Rizky.

Baca juga: Viral! Pria di Lamongan Sebar Duit Dari Atas Masjid, Warga Ramai Berebut

Sedangkan, polisi dengan cepat menangkap kawanan pelaku begal lainnya yang menyerang dua prajurit TNI AD itu.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto.

Baca juga: Palak Penumpang di Dalam Angkot Dengan Sajam, Preman di Medan Diringkus Polisi

"Betul (keseluruhan pelaku begal TNI sudah ditangkap). Kurang dari 24 jam sejak dilaporkan dan diserahkan ke kami," kata Budhi dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (10/5/2022).

Dia menyebut total ada delapan orang yang sudah berhasil ditangkap terkait aksi begal di kawasan Pasar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini.

"Total ada 8 orang," jelasnya.

Baca juga: Pria 18 Tahun di Medan Ditemukan Tewas di Kamar Kos dengan Luka Gorok di Leher

Sebelumnya, 2 orang prajurit dari Batalyon Arhanud 10/ABC Kodam Jaya, Bintaro Pesanggrahan menjadi korban percobaan aksi begal.

Terdapat 8 pelaku begal yang mencoba menyerang 2 prajurit TNI saat perjalanan menuju Batalyon Arhanud 10/ABC di Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Viral! Rekaman Video Dua Sejoli Asyik Mesum di Atas Motor di Area Parkir

Diketahui dua anggota itu pulang berbelanja untuk membeli kebutuhan bahan dapur anggota lajang di Pasar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Kejadian bermula disekitar SMPN 29 Jaksel saat ada tiga pengendara sepeda motor sejumlah sembilan orang mencoba menghentikan kendaraan dua personel TNI," ujar Kapendam Jaya, Letkol Indra Wirawan kepada wartawan, Senin (9/5/2022).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved