Kasus Penipuan

Wanita Muda di Palembang Jadi Korban Penipuan Modus Pinjaman Modal, Jutaan Saldo di Rekening Raib

Seorang wanita muda berusia 23 tahun menjadi korban penipuan dengan modus pinjaman modal cuma-cuma.

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Dhea gadis muda korban penipuan pinjaman modal usaha membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (10/5/2022). Dhea kaget saldo jutaan di rekening miliknya hilang. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang wanita muda berusia 23 tahun menjadi korban penipuan dengan modus pinjaman modal cuma-cuma.

Gadis muda tesebut kaget bukannya mendapat pinjaman modal, malah saldo jutaan di rekeningnya hilang hitungan menit.

Korban yang bernama Dhea, warga Lorong Damai, Plaju Sumatera Selatan menjadi korban penipuan oleh seseorang yang tidak dikenal lewat WhatsApp pada 7 Mei 2022.

Tergiur pinjaman modal usaha secara cuma-cuma seorang gadis itu menjadi korban penipuan dengan kerugian mencapai Rp 3 juta.

Ia pun melaporkan tindakan penipuan itu ke SPKT Polrestabes Palembang.

Kepada petugas, Dhea menceritakan kronologi penipuan yang dialaminya.

Baca juga: Viral! Mahasiswa di Goyo Sulut Ingin Jual Ginjal Untuk Bangun Jembatan Desa Demi Keselamatan Warga

"Ada orang yang mengaku dari pihak GOBIS nawarin pinjaman modal cuma-cuma dengan syarat download aplikasi Easy Cash, " ujar Dhea, dikutip dari TribunSumsel.com, Rabu (11/5/2022).

Setelah mendownload aplikasi, ia diminta untuk mengisi data untuk memenuhi persyaratan pencairan dana. Usai mengisi data ia menerima uang yang ditransfer terlapor senilai Rp 1 juta.

Baca juga: BREAKING NEWS: Detik-detik Mobil Box Dipalak di Binduriang Rejang Lebong

Merasa yakin dengan tawaran terlapor ia tetap mengikuti arahannya dan mengirimkan sebuah kode OTP yang diterima Dhea lewat SMS.

"Dapet kak cair uangnya, Rp1 juta. Di situ aku disuruh isi data KTP, nomor rekening, dan lain-lain. Kemudian terima kode OTP yang dikirim ke nomor WhatsApp itu, " katanya.

Tanpa ia sadari ternyata kini uang yang ada di dalam rekeningnya telah berkurang Rp 3 juta hanya dalam kurun waktu enam menit.

Baca juga: Hilang Kendali, Satu Unit Mobil Xenia Masuk Jurang di Jalan Lintas Bengkulu-Kepahiang

"Setelah aku kirim kode OTP itu isi saldo rekening sudah berkurang Rp3 juta. Nomor yang tadi sudah sulit dihubungi lagi, " katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan laporan korban soal penipuan.

"Laporan korban sudah kami terima, dan sedang dalam lidik kami, " pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved