Aksi Begal

Ibu Pedagang Sayur di Palembang Jadi Korban Begal, Korban Dipukul Dengan Kayu

Peristiwa pembegalan terhadap Sailah (41) terjadi di depan Dekranasda, Jalan Gub H Bastari, Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Sailah, ibu-ibu tukang sayur kena begal di Palembang depan Dekranasda Jakabaring 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang ibu pedagang sayur di Palembang menjadi korban begal.

Peristiwa pembegalan terhadap Sailah (41) terjadi di depan Dekranasda, Jalan Gub H Bastari, Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Warga Jalan Tegal Binangun, Lorong Petai, Kecamatan Plaju Palembang ini pun mendatangi Polrestabes Palembang,

"Kejadian tersebut pada Rabu (11/5/2022) sekitar pukul 05.00 WIB," kata Sailah usai melaporkan kejadian dan memenuhi BAP penyidik di ruang riksa Reskrim, Jumat (13/5/2022).

Baca juga: Usai Beraksi Pelaku Begal di Palembang Live Facebook, Sehari Target 2 Motor

Menurutnya, ketika mengendarai sepeda motor Jupiter Z miliknya sendirian hendak ke Pasar Induk Jakabaring untuk membeli sayuran yang akan dijualnya.

Saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), ia dipepet dua orang pelaku yang juga mengendarai sepeda motor Honda Vario.

Baca juga: Tak Diizinkan Sekolah ke Australia, Pemuda di Palembang Nekat Bakar Rumah

"Saya mau pergi ke Pasar Induk mau beli sayuran, nah pas di depan Gedung Serbaguna Dekranasda ada dua orang laki-laki yang memepet saya pakai motor Honda Vario, " ujar Sailah.

Setelah memepet Sailah, salah satu pelaku memukulnya menggunakan kayu gelam yang panjangnya sekitar setengah meter.

Beruntung sepeda motor Yamaha Jupiter Z yang dikendarai oleh korban gagal dibawa kabur oleh kawanan pelaku, karena ada seorang pengendara motor yang melintas.

Baca juga: Viral Bakso Tikus di Karawang, Ini Hasil Uji Lab Oleh Polisi

"Aku terpental beberapa meter, usai dipukulnya pakai kayu gelam kena bagian mata saya sampai lebam. Motor oleng hingga menabrak pagar Dekranasda Untungnya ketika motor mau di ambil ada yang lewat dan pelaku kabur, " jelasnya.

Menurut dia kawasan tersebut memang kerap terjadi aksi kejahatan dengan memanfaatkan situasi lokasi yang sepi dan minim penerangan.

Baca juga: Pemuda di Rejang Lebong Curi 100 Kg Kopi, Ancam Petugas dengan Senjata Tajam

"Minta tolong pihak berwajib memantau lokasi itu karena memang rawan, " ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Benar. Laporan korban sudah kita terima dan masih dalam proses penyelidikan anggota kita di lapangan. Akan segera kita tangkap pelakunya," ujar Tri.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved